SHARE

TAJURHALANG – Kurangnya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bogor, terhadap infrastuktur jalan yang salah satunya jalan Perumahan Permatasari di RT 02/08, Desa Tonjong, Kecamatan Tajurhalang, membuat warga dan pihak desa merasa kesal. Padahal jalan tersebut rusak akibat lalu lalang truk bertonase berat saat pengerjaan jalan (Bojonggede – Kemang ) Bomang.

“Saat belum ada proyek Bomang jalan ini mulus, namun saat proyek Bomang mulai dan sekarang selesai jalan ini jadi hancur. Seharusnya Pemerintah Kabupaten Bogor cepat tanggap dengan segera melakukan perbaikan. Tapi faktanya sampai saat ini belum pernah ada perbaikan lagi,” terang salah seorang warga setempat, Nurjaman kepada Metropolitan, kemarin.

Masih kata Nurjaman, jalan yang panjangnya hampir 1,5 kilometer itu, berstatus milik Pemerintah Kabupaten Bogor. Namun, hampir di semua ruas jalannya rusak dan berlubang. Apalagi ketika musim hujan, jalan tersebut dipenuhi oleh genangan air menyerupai kolam ikan yang membuat aktivitas warga terganggu.” Jalan sudah seperti empang kecil saja, harap ada penanggulangan dari pemerintah,” tambahnya.

Kaur Pembangunan Desa Tonjong, Aspuji mengaku selalu didatangi warga hanya untuk menanyakan kapan perbaikan jalan tersebut. Karena memang kerusakannya sangat parah dan banyak kendaraan roda dua dan empat yang tidak bisa melintas akibat jalan yang berlubang.” Warga kami sering datang ke desa untuk mempertanyakan pembangunan jalan tersebut yang sampai saat ini belum ada juga perbaikan, karena dengan keberadaan jalan seperti itu sangat mengganggu aktifitas warga,” pungkasnya.

(dyn/b/sal)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY