SHARE

METROPOLITAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi mendapat pengharagaan serta hadiah 1 unit mobil dan 1 unit motor, dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Karena Kota Sukabumi menjadi kota terbaik, dalam melakukan Intensifikasi Pemungutan PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) di Jawa Barat. Pengharagaan dan hadiah tersebut, diterima langsung Wali Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, kemarin di Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat.

Pemkot Sukabumi juga mendapat kepercayaan dari Pemprov Jabar untuk memaparkan Sinergitas Antara Cabang Pelayanan Pendapatan Daerah (CPPD) dengan Kepala Daerah, khususnya dalam upaya menyusukseskan pemungutan dan penerimaan PKB di Kabupaten dan Kota di Jawa Barat.

Menurut Muraz, Pemkot Sukabumi senantiasa berupaya optimal mendorong dan menyukseskan pemungutan PKB di Kota Sukabumi, bekerja sama dengan Kantor CPPD Kota Sukabumi. Maksud dan tujuannya, sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sukabumi, melalui penyerapan anggaran bagi hasil dengan Bapenda Provinsi Jawa Barat. “Karena hasil dari pemungutan dan pengumpulan PKB ini, ada bagian untuk daerah sebesar 30 persen, dari total hasil pemungutan dan pengumpulan PKB di daerahnya masing-masing, untuk digunakan biaya pembangunan,” tuturnya.

Keberhasilan Kota Sukabumi menjadi kota terbaik dalam melakukan Intensifikasi Pemungutan PKB di Jawa Barat ini, merupakan keberhasilan semua pihak, yakni Pemerintah Kota Sukabumi dan OPD terkait, serta Kantor CPPD Kota Sukabumi dan segenap lapisan warga masyarakat khususnya para wajib PKB di Kota Sukabumi. Untuk itu, atas nama pribadi dan Kepala Daerah serta Pemerintah Kota Sukabumi, Muraz mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak, khususnya kepada para wajib PKB di Kota Sukabumi atas kesadaran dan kepatuhannya dalam membayar PKB secara tepat waktu.

Muraz pun berharap agar kesadaran dan kepatuhan warga masyarakat Kota Sukabumi dalam membayar PKB secara tepat waktu ini, agar senantiasa dijaga dan ditingkatkan dalam setiap tahunnya. Karena hasil dari pemungutan dan penerimaan PKB ini, sebesar 30 persen dikembalikan lagi kepada Pemerintah Kota Sukabumi, untuk digunakan biaya pembangunan.

(yan/ram/run)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY