News, Sport and Lifestyle

1.478 Siswa SD Kota Bogor Dapat PIP 2017

METROPOLITAN – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, percepat pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun 2017, senin kemarin. Terlebih, batas waktu yang diberikan khususnya, tingkat sekolah dasar adalah akhir November 2017, salah satu Bank milik pemerintah yang telah ditunjuk.

“Alhamdulillah, untuk gugus inti SDN Bantarjati 5, para penerima PIP bersama orangtuanya melakukan pendataan dan transaksi dengan BRI,” ujar Ketua Gugus Inti Solihin kepada Metropolitan, kemarin.

Menurutnya, sekolah penerima PIP yang ada di gugusnya, terdiri dari SDN Bantarjati 5 sebanyak 44 siswa, SDN Bantarjati 6, 82 siswa, SDN Bantarjati 9, 37 siswa, SDN Ceger 2, 52 siswa dan SDN Bogor Baru sekitar 92 siswa.

“Besaran dana yang akan diterima sekitar Rp450 ribu per siswa. Saya berharap bantuan dari PIP ini benar-benar dipergunakan untuk kebutuhan sekolah. Jangan dipergunakan untuk kebutuhan lain, selain untuk sekolah anak,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Kesiswaan SD, Disdik Kota Bogor, Lisye menjelaskan, berdasarkan data siswa penerima percepatan pencairan 2017 di Kota Bogor ini sekitar 1.478 orang siswa.
“Mereka berasal dari 21 SD yang ada di 4 Kecamatan Bogor Utara, Tanahsareal, Bogor Selatan dan Kecamatan Bogor Tengah,” bebernya.

Ia menjelaskan, percepatan ini dilakukan mengingat batas waktu pencairan yang diberikan pemerintah hingga akhir November. “Kalau lewat, dana tersebut harus dikembalikan ke kas negara. Jadi, mau tidak mau, hari ini kami harus membereskan secepatnya dan dananya sudah bisa dipergunakan untuk kebutuhan sekolah,” katanya

Menurut Lisye, tujuan dari PIP ini adalah untuk menghilangkan hambatan ekonomi peserta didik untuk bersekolah. Sehingga nantinya membuat anak-anak didik tidak lagi terpikir untuk berhenti sekolah. “Selain menghindari anak pustus sekolah, PIP ini juga dibuat untuk bisa menarik kembali siswa yang telah putus sekolah agar kembali bersekolah,” tukasnya.

(tur/ar/yok)

One Comment

  • Jujur

    Saya dr ponakan yg bersekolah Bogor katanya waktu itu pernah dapat sekali tapi tdk mendapatkan kartunya dan seterusnya ponakan saya tdk dapat lagi tolong tindakan nya lebih lanjut krn ponakan saya memang termasuk keluarga tdk mampu tolong bantuan jgn sampai ponakan saya tdk sekolah masa sih Bogor tdk jelas bantuan dananya ke mana saja d Jakarta saja jelas kemana dan terang-terangan membuka laporannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *