News, Sport and Lifestyle

Eks Pegawai UPT Pendidikan Minta Dana Tunjangan Dicairkan

CIAWI – Usai dibubarkannya UPT Pen­didikan, ratusan pegawai terlunta–lun­ta. Hampir dua bulan tanpa kejelasan, mereka seolah pasrah dengan keadaan.Tragisnya, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor yang selama ini men­jadi rumah mereka terkesan cuek.

Yang memprihatinkan, sang nakhoda asyik dengan ambisinya maju di bursa Pemilihan Kepala Daerah 2018. Lelah ditelantarkan, kini eks pegawai UPT Pendidikan berontak.

Mereka menuntut Pemerintah Kabu­paten (Pemkab) Bogor mencairkan dana tunjangan pasca-pembekuan UPT Pendidikan.

”Dana tunjangan pasca-penghapusan UPT Pendidikan sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Kemendagri ter­tanggal 6 November 2017 ditegaskan pemerintah daerah wajib membayar­kan tunjangan pejabat pelaksana UPT Pedidikan terhitung Oktober-Desem­ber 2017,” beber eks Kepala UPT Pen­didikan Kecamatan Ciawi Popon Su­listyawati. Bersama eks UPT Pen didi­kan senasib, Popon mengaku sudah menanyakan tunjangan yang menjadi haknya tersebut. Namun tidak menda­pat respons. ”Kami sudah tidak diang­gap,” keluhnya.

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Bogor Abidin Said mengatakan, secara teknis pelaksanaan keuangan UPT Pen­di dikan menjadi kewenangan disdik. ”Disdik harus memikirkan eks pegawai UPT Pendidikan, jangan hanya gemar pencitraan,” pintanya.

(ash/b/suf/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *