News, Sport and Lifestyle

Pedagang Mamin di Blok F Pindah ke Rooftop

METROPOLITAN – Rencana perombakan Blok F Pasar Ke­bonkembang, Jalan Dewi Sar­tika, Kelurahan Cibogor, Ke­camatan Bogor Tengah, hingga kini terus dilakukan. Perusahaan Daerah Pasar Pa­kuan Jaya (PD PPJ) bersama pengembang menargetkan per 1 Desember akan memasang tiang pancang pertama tanda pembangunan. Meskipun hingga kini kisruh dengan Pa­guyuban Pedagang Blok F masih berlanjut terkait siteplan dan rencana relokasi.

Bahkan, PD PPJ mengklaim akan melakukan pengundian untuk pedagang makanan dan minuman yang akan direlo­kasi ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Rooftop Pasar Kebonkembang.

Kepala Unit Pasar Kebon­kembang Iwan Arief Budiman mengatakan, Kamis (16/11) sudah akan dilakukan undian pedagang makanan minuman (mamin) yang akan direlo­kasi ke Rooftop Pasar Kebon­kembang. “Pengundian seha­rusnya hari ini (kemarin, red), namun secara teknis belum bisa karena kami masih men­gatur buangan sisa air makanan dan minuman saat sudah re­lokasi,” katanya.

Mantan kepala unit Pasar Bogor ini menambahkan, se­cara umum pedagang makanan dan minuman sudah siap di­relokasi ke rooftop Pasar Ke­bonkembang dan tinggal di­undi untuk menentukan tem­pat berdagang. “Pengundian itu kan supaya nanti tertata, misalnya pedagang masakan Padang, tidak akan bersebe­lahan dengan jenis makanan yang sama. Akan di-mix dengan makanan dan minuman yang lain supaya variatif dan men­jaga persaingan secara sehat,” ungkapnya.

Sebelumnya, Direktur Umum PD PPJ Deni Harumantaka mengatakan, revitalisasi Blok F Pasar Kebonkembang ini bermanfaat bagi kepentingan warga Kota Bogor secara umum. “Pada awal kami rencanakan revitalisasi dengan investor, sudah ada rencana yang ma­tang, baik perencanaan, desain dan siteplan. Sudah juga kami sosialisasi ke pedagang. Kami membangun Blok F bukan untuk kepentingan kami (PD PPJ, red) semata, tetapi untuk kepentingan masyarakat Kota Bogor supaya lebih tertata dan rapi,” katanya.

Apalagi, sambung Deni, pi­haknya juga memprioritaskan pedagang eksisting untuk nanti­nya bisa berjualan di lantai dasar sebagai lantai yang diang­gap premium. “Yang jelas, lan­tai dasar, lantai premium akan diprioritaskan untuk pedagang eksisting Blok F. Itu lantai yang strategis, bagi 178 pedagang yang kini ada, ini kan mengun­tungkan,” lanjutnya.

Deni mengklaim perombakan Blok F akan berdampak posi­tif bagi tata kota Bogor, karena Jalan Dewi Sartika yang diang­gap jalan penyangga jalur Sis­tem Satu Arah (SSA) agar rapi dan tidak lagi menimbulkan kemacetan.

(ryn/b/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *