News, Sport and Lifestyle

Perkemi Pantau Kekuatan Lawan

METROPOLITAN – Rencana gelaran Babak Kualifikasi (BK) Cabang Olahraga (Cabor) Kempo, Pekan Olahraga Daerah Jawa Barat (Porda Jabar) 2018. Dipastikan bakal berlangsung pada Kamis (23/11) hingga Minggu(26/11), bertempat di Indonesia Peace And Security Center (IPSC) Sentul, Babakan Madang.

Pada perhelatannya, sekitar 240 atlet dan official tim, bakal ambil bagian dalam kegiatan BK tersebut. 17 daerah yang ada di Jawa Barat, dipastikan turun dalam perburuan tiket Porda tersebut.

Sekretaris Umum Persatuan Kempo Indonesia (Perkemi), Kabupaten Bogor, Rudi Andriyanto menuturkan, persiapan jelang BK Kempo telah selesai, pendaftaran dan pendataan setiap cabor telah rampung dilaksanakan. Nantinya, BK kempo bakal mempertandingkan 19 nomor kategori perlombaan, yang bakal diperebutkan 17 daerah di Jabar, demi jaga asa tampil Porda. “Semua persiapan sudah hampir selesai, tinggal pelaksanaannya saja ,” tuturnya.

Disinggung soal keikut sertaan dalam ajang BK, dirinya mengakatakan, siap ikut serta dalam ajang BK nanti. Kendati mendapatankan ke untungan tidak harus ikut serta dalam ajang BK, karna status sebagai tuan rumah, namun dirinya menilai ajang BK sangat penting, sebagai tolak ukur kesiapan atlet dalam ajang Porda nanti. “Kami akan terjun dalam ajang BK nanti,” katanya.

Lebih dalam Rudi memaparkan, dalam ajang BK nanti, Bumi Tegar Beriman bakal menurunkan atletnya, sebagai barometer jelang even kejuaran antar daerah tersebut. Dirinya menambahkan, keikut sertaan ajang BK, merupakan salah satu langkah menambah jam terbang atlet, guna menumbuhkan mental juara. “Kabupaten Bogor akan tampil dalam 13 nomor perlombaan, dengan menurunkan 15 atlet,” paparnya.

Dilain tempat, Ketua Umum Persatuan Kempo Indonesia (Perkemi) Bumi Tegar Beriman, Rahmat Surjana menuturkan, keikut sertaan Tim Kempo Kabupaten Bogor, guna melakukan pemetaan kekuatan lawan. Dirinya mengaku, hal tersebut dirasa perlu dilakukan, mengingat event Porda merupakan even yang membawa nama baik daerah dalam bidang oahraga. “Komposisi atlet yang kadang tak menentu ditubuh setiap cabor, dari masing-masing daerah, membuat kami sengaja mengikuti BK, guna pemetaan kekuatan lawan,” pungkasnya.

(cr2/b/suf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *