News, Sport and Lifestyle

Bangunan Pustu Desa Tonjong Mangkrak, Hambat Warga Bersalin

METROPOLITAN – Mangkraknya pembangunan pusat kesehatan masyarakat pembantu (Pustu) di Desa Tonjong, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, mulai dikeluhkan masyarakat. Program peningkatan pelayanan terhadap ibu melahirkan, menyusui dan lanjut usia bagi warga Desa Tonjong, Pasirsuren dan sebagian warga Desa Tetangga Cibuntu pun mulai terhambat. Selain itu jarak tempuh yang lumayan jauh juga menjadi kendala bagi masyarakat.

Padahal sebelumnya Pustu Desa Tonjong yang berada di pusat ekonomi Pasar Citarik ramai dikunjungi warga yang berobat atau pelayanan persalinan, kebutuhan alat kontrasepsi dan jenis pelayanan lainnya. Mengingat di pustu tersebut di tempatkan bidan desa yang tinggal tetap. Namun kini hal itu tidak ada lagi lantaran tempat pelayanan kesehatan itu gagal dibangun.

Wakil Ketua Organisasi Masyarakat (Ormas) Laskar Merah Putih (LMP), Hendra Herdiansyah menduga bahwa pembangunan pustu mangrak karena ada permainan anggaran. Menurutnya, pembangunan pustu seharusnya bisa tuntas 30 hari kalender. Namun, pembangunan pustu yang berada di Komplek Perkebunan Citarik tidak kunjung selesai meski dikerjakan hampir tiga bulan.”Ini sudah tiga bulan lebih masih acak-acakan kaya gitu”, ujar Hendra kepada wartawan.

Hal senada juga disesalkan anggota Komisi A Badan Permusyawaratan Desa Tonjong, Olang. Olang mengatakan, akibat mangkaraknya bangunan pustu, warga menghadapi kesulitan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. “Warga berharap Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi segera mengambil langkah tegas,” paparnya

Saat di hubungi terpisah, Kepala Puskesmas Citarik H. Andi Rahman, selaku petugas yang diberi amanah mengawasi pembangunan, malah tidak pernah diberitahu pihak pelaksana pekerjaan bahwa pembangunan mengalami kendala. “Kami belum pernah kedatangan utusan dari pihak pelaksana pekerjaan,” ungkapnya.

(sop/hep/ram)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *