News, Sport and Lifestyle

Gerindra-Demokrat Silaturahmi lewat Olahraga

METROPOLITAN – DPC Gerindra den­gan Demokrat Kota Bogor kembali merajut komunikasi yang sempat terputus belakan­gan ini. Melalui olahraga, kedua partai ini melakukan silaturahmi di lapangan futsal yang berlokasi di Perumahan Indraprasta, Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, kemarin.

Ketua DPC Demokrat Kota Bogor Usmar Hariman mengatakan, sebenarnya ren­cana silaturahmi ini sudah diagendakan sejak jauh-jauh hari. Tetapi karena masing-masing partai disibukkan dengan penyera­han berkas Sistem Informasi Partai Politik (Sipol), silaturahmi baru dapat terjalin atau dilaksanakan. “Jadi Sipol ini luar biasa menguras energi. Dan setelah dinyatakan lolos, kita refreshing lah (melakukan sila­turahmi, red),” kata Usmar.

Menurut Usmar, soal keputusan berkoal­isi itu ditentukan masing-masing DPP. Namun, kewajiban di daerah tentu harus merajut silaturahmi dengan partai poli­tik lain. Sehingga ketika waktunya nanti apakah bersanding atau bertanding, ia sudah mempersiapkan (silaturahmi, red) itu. “Tugas kita di daerah adalah merajut silaturahmi, sehingga saat ini kita juga sedang persiapkan itu. Termasuk sedang komunikasi dengan PAN untuk melakukan silaturahmi,” ucapnya.

Ditanya soal membuat poros baru di Kota Bogor, Usmar menuturkan semua kemungkinan masih bisa terjadi. Karena hingga saat ini belum ada pasangan calon dari partai politik yang sudah pasti akan maju di pilwalkot Bogor 2018. “Semua kemungkinan masih sangat cair. Inti­nya komunikasi kita lakukan terus dan waktunya pun saat ini masih panjang,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua DPC Par­tai Gerindra Kota Bogor, Sopian Ali Agam. Menurutnya, kegiatan ini dilakukan untuk menjalin silaturahmi antar partai politik agar tetap kompak. Karena, hingga saat ini menjelang pilkada semua partai belum mengetahui apakah akan berhadapan atau berdampingan nantinya. “Kita jaga kekom­pakan lah di Kota Bogor,” kata Sopian.

Sopian menambahkan, soal kans ber­dampingan dengan Demokrat di Kota Bogor, hal itu bisa saja terjadi. Sebab hingga kini konstelasi yang terjadi masih sangat cair, apalagi belum ada kesepakatan siapa berpasangan dengan siapa di pilwalkot Bo­gor 2018 nanti. “Bisa saja terjadi. Semuanya masih pada ngintip dan kita juga sudah menyiapkan beberapa opsi,” tutupnya.

(rez/b/ram/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *