ADE YASIN JANJI PERLAKUKAN ADIL SEKOLAH AGAMA

by -6 views

METROPOLITAN – Bakal calon bupati Bogor, Ade Yasin, menginginkan adanya perlakuan yang adil bagi lembaga pendidikan agama, khususnya pesantren dengan sekolah umum. Sebab pesantren juga memberikan sumbangsih yang cukup besar bagi dunia pendidikan, khususnya di Kabupaten Bogor.

Warga Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Bogor, kata Ade, jumlah besar. Sebagai keluarga NU, ia juga memiliki cita-cita membangun Kabupaten Bogor menjadi lebih baik dari saat ini. Sebab NU basisnya pesantren, basisnya ulama, santri dan lainnya. Ia ingin ada program perlakuan yang adil bagi sekolah-sekolah agama dan umum. “Jangan hanya memperhatikan sekolah umum, baik dari segi infrastruktur, fasilitas dan lainnya,” kata Ade Yasin usai menghadiri Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) PCNU Kabupaten Bogor di SICC Sentul, kemarin.

Perempuan yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor ini menginginkan adanya revitalisasi pondok pesantren, termasuk pesantren salafi yang kental dengan NU. Ade Yasin merasa perhatian pemerintah terhadap pesantren salafi selama ini masih sangat kurang. Padahal pesantren juga sama-sama memberikan sumbangsih dalam mendidik dan mencerdaskan. “Ini harus ada perhatian khusus dari pemerintah bagaimana pesantren salafi juga mendapat perhatian. Sekarang saya sudah mulai berhitung soal anggarannya,” terangnya.

Menurut Ade Yasin, ada sekitar 1300 pesantren salafi di Kabupaten Bogor. Perempuan yang diusung PPP, PKB dan Gerindra di pemilihan bupati (pilbup) Bogor ini berkeinginan kuat menaikan mutu pendidikan pesantren agar lebih berkualitas. “Sejahterakan ustadznya dan berdayakan santrinya. Tentunya saat ini yang bisa dilakukan dengan memberikan bantuan operasional pesantren. Peningkatan sistem Informasi Teknologi (IT) juga penting, ini kemajuan. Harus menyesuaikan dengan kondisi zaman, jadi santri zaman now,” harap Ade Yasin.

Saat ditanya soal kehadirannya di Muskercab PCNU, Ade Yasin mengaku sebagai tamu undangan lantaran mendapat undangan untuk hadir. Terlebih, Ade Yasin merupakan warga NU tulen. “Saya hadir diundang dan saya warga NU. Orang tua saya mantan pengurus NU, ibu saya mantan ketua muslimat NU, jadi dari lahir saya sudah NU. Kalau soal minta dukungan atau tidak, itu wajar, saya minta dukungan ke semua, tidak hanya ke NU. Kapasitas saya di sini sebagai warga NU, saya dewan pembina di Muslimat NU. Jadi saya menjadi bagian dari keluarga NU,” bebernya.

Sebagai kader NU yang maju di pilbup Bogor, Ade Yasin berharap tidak mengecewakan warga NU. “Tentunya NU sudah memiliki kader-kader terbaik, jadi ketika saya dipercaya untuk maju di pilkada 2018, mereka yakin inilah kader NU yang bisa maju. Mudah-mudahan saya juga tidak mengecewakan warga NU yang mendorong saya maju,” harap Ade Yasin.

(fin/b/ram)