News, Sport and Lifestyle

Atlet Berkuda Raymen Kaunang Diperiksa Polisi

Caringin–Atlet senior berkuda, Raymen Kaunang (RK), memenuhi jadwal pemangilan, Kepolisian Sektor Polsek Caringin, kemarin.  Kedatangan Raymen atas pelaporan, dugaan perselingkuhan dengan mantan seorang Pramugari berinisial BE, yang berstatus Istri orang. 

Penyidik Polsek Caringin, Bripka Kustiono Rahim, mengatakan, RK dipanggil sebagai saksi sebanyak dua kali.  RK tiba sekitar pukul 20.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB, Kamis malam (18/1). Pemeriksaan berlanjut pagi hari ini dari pukul 09.00WIB. Raymen datang didampingi seorang kawannya sesama pelatih.

Petugas tengah mengumpulkan barang bukti. Pelapor, TN, yang tak lain suaminya, belum menyerahkan sisa barang bukti. Setelah BE dan RK diperisa, lanjut Fitra, kepolisian baru akan lakukan gelar perkara. Kasus yang dilaporkan dugaan perselingkuhan digunakam Undang-udang KUHP 284 tetang perzinaan.

Sebelumnya, Pria berbadan cungring itu dilaporkan seorang pengusaha TN, yang memergoki istrinya keluar BE bersamaan RK di Hotel Kinasih, lokasi latihan kuda Pegasus. Usai pemanggilan,  Raymen membantah adannya perselingkuhan. Sebab, selama ini, hubungannya dengan BE hanya Sebatas, Siswa dan Pelatih. “Member saya banyak sama seperti yang lain saya tidak membeda-bedakan dengan yang lain,” ungkapnya. 

Terkait, laporan menginap di Hotel, RK menjelaskan bahwa lokasi latihan, masih dalam area wisma Kinasih. Di mana para siswannya juga sering kali menginap di sana. “Yang nginepnya sih memang nginep. Tapi kalau terjadi perbuatan apaapa itu tidak sama sekali. Bukan dia saja yang nginep di situ kok. Semua murid saya nginep di sana,” katanya. 

RK mengutarakan, awal BE menjadi siswa olaraga berkuda aejak 8 bulan lalu. Saat itu, BE kebetulan mendaftar dan memilih untuk dilatih olehnya. Selain BE, kakak kandungnya ikut latihan di sana. 

“Ya datang ke table saya meja saya awalnya. Setaunya saya dia punya anak, sama anaknya juga suka ke sini saya kenal kakak kannya juga dilatih saya juga,” katanya. Atlet yang mewakili Bogor salam Porda ini juga mengaku sedih atas laporan tersebut. Semenjak melatih, ia hanya niat mencari rizki dalam menjalani profesinya.

“Saya pribadi sedih aja, kalau ngomongin sedih mah sedih banget. Karena selama saya melatih belum pernah ada yang terjadi seperti ini. Saya niat pengen kerja, profesi saya, tiba tiba ada seperti ini,”  katanya. 

Kedatangan hari ini, lanjut RK, adalah oemeriksaan lanjutan, di sama pada  Kamis malam (18/1), sudah menjalani pemeriksaan  pukul 20.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB. Kedatangannya terlambat, karena harua melatih berkuda di Komplek Preaise  Istana Kota Bogor. Raymen mengaku iklas dan tidak akan melakukan laporan balik. 

“Belum ada mediasi.  Saya insya allah, iklas, insya allah saya enggak akan lapor balik. Tapi tidak tahu kalau dari lembaga tempat saya berlatih akan melapor, buat saya dia dan saya beda jauh, insya allah, allah akan menolong,” pungkasnya.

(nto/b/suf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *