METROPOLITAN – Bisma Karisma membawa karya baru di awal tahun 2018 lewat lagu berjudul Rumah. Single tersebut untuk OST Saliurang: Cinta Yang (Tak) Direstui dan menjadi soundtrack kedua yang digarapnya. Pria berdarah Sunda tersebut mengatakan bahwa lagu tersebut telah dibuat sejak 2014. Namun, khusus untuk lagu ini ia mengubah beberapa bagian demi menyesuaikan dengan adegan dalam film.

Menurut dia, lagu Rumah adalah sesuatu yang nyata dan hidup. Berdasarkan jalan cerita film, ia menggambarkan tentang kekuatan cinta anak dengan pasangannya yang tak dimengerti oleh orang tua lantaran benturan budaya. “Rumah itu bukan bentuk ruang tapi energi atau nyawa dari seseorang. Bisa itu temen, pacar, istri atau ibu. Di sini saya kerucutin lagi bahwa ‘kita tak ingin jadi korban petua wahai Nurbaya’. Itu kayak nyolek orang tua yang pamali-pamali. Budaya banget,” jelas Bisma.

“Kalau keras sama sesuatu ya nggak bisa ketemu sama jalan keluarnya. Oke kita menghargai budaya, ayo kita lihat sudut pandang lain. Karena cinta itu segalanya. Buat saya sedalam itu cinta,” tambahnya.

Di balik itu, personel boyband SMASH tersebut mengatakan bahwa Rumah adalah curhatan dirinya. Mengikuti kisah cerita film yang diangkat, ia menyisipkan alat musik asal Makassar yaitu puik-puik. “Di lagu ini saya banget, sangat-sangat curhatan banget dan niat banget ngegarapnya,” tandasnya. “(Lagu) iu full string. Saya minta alat musik puik-puik, saya sengaja taruh alat musik tradisional Makasar. Supaya orang Makasar juga relate ‘oh ini budaya kita’. Tapi buat di single saya take over, beda,” jelasnya.

(lip/elspy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here