PARUNG – Meski sudah berulang kali ditertibkan Satpol PP, namun warung remang-remang (Warem) di Jalan Raya Parung – Bogor, Gang Ayam Bangkok Desa Jabon Mekar Kecamatan Parung, kembali marak. Warga meminta aparat pemerintah agar bertindak, karena khawatir khawatir lingkungannya dijadikan tempat maksiat dan tindak kejahatan lainnya.

Asep warga setempat mengatakan, dengan maraknya Warem di wilayahnya sudah mencemarkan nama baik Parung sendiri. Karena wilayah Parung sangat kental dengan agama, bahkan banyak yang menjuluki Parung sebagai kecamatan santri, karena banyak pesantren besar berada di wilayah Parung.

“Kehadiran warung Remang-Remang yang setiap malam buka, tentunya bakal menciptakan peluang bagi pelaku kejahatan berkumpul untuk berbuat maksiat,”ujarnya

Sementara warga lainnya Abdul Rojak mengungkapkan, ada kontrakan dijadikan tempat hiburan malam, bahkan tak hanya jadi tempat bernyanyi namun dan banyak menjual minuman keras.

“Dari luar memang seperti kontrakan biasa, tetapi setelah ke dalam kondisinya berubah total, ada bangku-bangku dan meja, seperti warung remang remang yang lainya,” bebernya.

Ia menambahkan, para wanita malam yang bekerja rata-rata berasal dari daerah lain. Untuk itu ia meminta pemerintah tidak hanya diam, tetapi harus berani bertindak tegas.

“Saya berharap agar ada penertiban dari aparat Satpol PP, karena jujur kami resah karena wilayah kami dijadikan tempat bisnis esek-esek,”pungkasnya

.(khr/b/sal)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here