GUNUNGPUTRI -Inilah yang terjadi di Kabupaten Bogor, dimana banyaknya galian C yang berjalan mulus tanpa adanya penertiban. Salah satunya galian batu ilegal yang kembali marak di Gunungputri. Kali ini, aktifitas kendaraan berat menyasar gunung batu dekat dengan area industri PT Indocent tepatnya di Kampung Gunung, Desa Gunungputri, aktivitasnya terus berjalan seperti tak tersentuh pihak yang berwenang.

Saat dikonfirmasi Metropolitan, salah satu pengawas proyek, Mujahid mengaku telah mengantongi izin. Sejumlah izin tersebut diperolehnya langsung dari provinsi.

“Sudah lengkap izinnya. Tapi saat ini belum bisa kami tunjukan,” singkatnya.

Ketik ditanya lebih lanjut, terkait target tonase pengambilan batu dan waktu aktifitas galian, ia tidak memberikan keterangan. “Maaf saya sedang kerja,” ujarnya.

Meskipun tak dapat menunjukan izin. Proyek tersebut nampak leluasa berjalan. Meskipun area proyek tepat berada di jalur utama. Hingga, para pekerja dengan leluasa mengambil bongkahan batu putih di gunung.

Meski demikian, tak sedikit aktifitas galian itu menuai sorotan masyarakat. Kades Gununggputri, Miming Saimin menerangkan, galian itu sudah dikeluhkan banyak warga. Pasalnya, lalu lalang truk galian menimbulkan debu yang dianggap merugikan warga.

“Kalau lewat truk galian itu akan menghasilkan gumpalan debu. Karena itu sangat merugikan mayarakat,” tukasnya.

Selain itu, adaya aktifitas galian juga tak pernah berkontribusi pada warga sekitar. Meskipun, selama ini aktifitas tersebut merugikan warga.

“Saya sudah koordinasi dengan Pol PP Gunungputri. Namun, nampaknya itu wewenang provinsi sehingga tak banyak perubahan,” ucapnya.

b

DISOAL : Sejumlah truk mengangkut galian C saat terparkir tengah bersiap mengangkut bahan galian. Keberadaan galian tersebut dikeluhkan warga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here