Diprotes Banyak Orang, Tolgate Pariwisata Dibebaskan

by -

METROPOLITAN – Walau sempat di pungut satu hari, tiga tolgate pariwisata yang berada di Jalan Jendral Ahmad Yani, Jalan Raya Pasanggarah dan Jalan Loji Kecamatan Simpenan Kabupaten Sukabumi kemarin ditiadakan. Hal ini dilakukan karena banyaknya protes dari para pengguna jalan yang bukan tujuan wisata. Sebagaimana disampaikan, Edi Silaban (45), warga Depok, kemarin.

Menurut Edi, tolgate di jalan raya cukup menggagu bagi para pengguna jalan umum bukan tujuan berwisata. “Masa saya dan keluarga, mau berkunjung ke orang tua harus bayar retribusi pariwisata. Emangnya semua orang yang melewati jalan ini bertujuan wisata semua,” ketus Edi. 

Saat dikonfirmasi disela-sela menyambut pergantian tahun di Bayu Amrta Hotel, kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, H. Dana Budiman, yang didampingi Ketua BPC. PHRI Kabupaten Sukabumi, Kwan Boen Liong/Leleung, membenarkan bahwa tempat pemungutan retribusi pariwisata di tiga lokasi tersebut ditiadakan. Meskipun satu hari (Minggu pagi sampai sore) sempat dipungut. “Kita akan utamakan memungutnya di kawasan objek wisata,” tegasnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, dengan ditiadakannya pengutan retribusi pariwisata di tiga tempat tersebut, berpotensi besar hilangnya Pendapatan Asli Daerah dari pungutan retribusi sektor pariwisata. Para pengusaha hotel dan restoran di kawasan objek wisata Pantai Loji dan sekitarnya, menyambut baik peniadaan sementara tolgate wisata ke kawasan ini. Mengingat insfrastruktur jalan dan jembatannya belum dapat difungsikan secara optimal. Tidak hanya itu saja, dengan diberlakukannya pungutan retribusi secara tergesa-gesa, akan menimbulkan gejolak sosial dan penurunan kunjungan khususnya tamu hotel.

(sop/hep/ram)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *