METROPOLITAN- Lomba makan donat yang berlangsung di acara musik Dahsyat RCTI malah berujung ke ranah hukum. Buntutnya, host cantik Felicya Angelista dilaporkan ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan melakukan pidana terhadap kesopanan yang tercantum dalam Pasal 282 ayat 2 KUHP.

Laporan ini dibuat Organisasi masyarakat (Ormas) Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB) karena sebelumnya sang pembawa acara dianggap telah melecehkan institusi TNI.

Pelaporan ini berawal dari tayangan Dahsyat Jumat (19/1/2018) lalu yang menampilkan peserta lomba yang tak lain anggota TNI. Peserta pertama mengenakan seragam lengkap TNI dan peserta lainnya adalah wanita yang mengenakan seragam Persit (Persatuan Istri TNI) Kartika Chandra Kirana.

Ketika memakan donat, Felicya tampak sengaja menarik tali yang menggantungkan donat tersebut. Sangat disayangkan, dia menggunakan kaki, tali diikat di ujung pergelangan kakinya sehingga ditarik saat pria berseragam TNI itu memakan donat.

Ketua Infokom Pekat IB, Sosialisman Hidayat Hasibuan menerangkan kalau tayangan Dahsyat dianggap merugikan masyarakat.

“Jangankan TNI, masyarakat biasa saja tidak boleh diperlakukan seperti itu. Pelecehan sekali,”¬†ujar Lisman di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Minggu (21/1/2018).

Meski Felicya telah menyampaikan permohon maaf melalui video yang diunggahnya ke akun Instagram pada Sabtu (20/1/18) lalu, namun Lisman tetap bersikukuh melaporkan kekasih Caesar Hito itu ke polisi.

Kalau hanya minta maaf, jeranya di mana,” ujar Lisman.Laporan Lisman terdaftar pada LP/393/1/2018/PMJ/Dit. Reskrimum.

Felicya dilaporkan dengan tuduhan melakukan kejahatan terhadap kesopanan yang tercantum dalam Pasal 282 ayat 2 KUHP. Atas laporan itu, Felicya diancam hukuman penjara 9 bulan.

Selain lapork polisi, Lisman beserta anggota Pekat lainnya, berniat untuk mengadukan ke Komisi Penyiaran Indonesia.

“Kami akan minta KPI biar dihentikan. Kalau ke Polda terkait hukumnya,” ujar Lisman.

Setali tiga uang, kemarin,  Komisi Penyiaran Indonesia telah memberikan sanksi kepada program siaran musik Dahsyat yang tayang di RCTI. Sanksi ini karena adanya dugaan ketidaksopanan dan pelecehan terhadap anggota TNI oleh pembawa acaranya, Felicya Angelista dan Denny Cagur.

“Sudah diproses (Dahsyat), hari ini diberikan sanksi. Besok kita akan panggil, sanksinya setelah di-publish ya, hari ini dikeluarkan. Karena surat saja nanti enggak paham mereka, jadi panggil sekalian,” ujar Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran KPI Hardly Stefano Fenelon Pariela saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin, 22 Januari 2018.

Hardly menuturkan bahwa memang tak hanya program Dahsyat yang melakukan hal tak wajar, bahkan hampir semua program acara hiburan lainnya.

“Kalau sanksi dari KPI kan urutannya dari teguran, tertulis, satu sampai dua kali. Setelah itu penghentian, kita lihat bobotnya,” kata dia lagi.

Hardly tak dapat menjelaskan lebih gamblang apa saja sanksi yang akan diterima oleh manajemen Dahsyat. Mereka ingin mendengarkan secara langsung keterangan dari RCTI.

“Memang program acara hiburan berpotensi kebablasan, dan itu sudah masuk tidak sopan. Semua (Felicya Angelista, Denny Cagur, Raffi Ahmad) kita panggil besok siang,” tuturnya.

(bin/feb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here