Link Banner

Sejak kejadian itu aku meminta istriku berkata jujur apa yang dilakukannya selama aku tak berada di sampingnya.istri ku menceritakan semua nya dengan wajah yang di banjiri air mata penyesalannya. Ternyata hal itu sudah biasa mereka lakukan setiap ku berada di kota A. Hubungan mereka berkelanjutan dan menjadi kebiasaan.

Tidak ada rasa canggung lagi diantara mereka. aku tahu ini sangat sakit untuk ku dengar, muka ku serasa di lumuri kotoran hewan saat mendengar pengakuan istriku. Tapi aku sangat menghargai kejujuran istriku. aku juga tak begitu tega melihat wajahnya yang di basahi air mata. Tampak wajah bersalahnya karna telah Bertahun-tahun menjalani cinta terlarang.

Sejak saat itu aku memutuskan untuk berhenti bekerja dengan alasan usaha yang dikelola istriku cukup berkembang. Namun nasi sudah menjadi bubur. Walaupun aku sekarang sudah menetap di kota B,itu semua tak bisa merubah keadaan yang telah terjadi beberapa tahun ini, dan keadaan kita di dalam rumah pun tak seharmonis dan tak semesra dulu. Bahkan kita tak pernah lagi tidur sekamar, pernah pun kami sekamar itu hanya kalau ada orang tua ku atau orang tuanya saja yang datang berkunjung untuk liburan ke rumah kami karna ingin melepas rindu kepada kami berdua. maklum lah aku dan istriku anak kesayangan mereka. baru kami tidur sekamar itupun tidak seranjang. aku memilih tidur di sofa kamar daripada seranjang dengan istriku padahal aku sangat mencintainya. Dia tidak lagi bersikap mesra. B

ahkan saat ada kesempatan bertatap muka dan pergi berdua, bergandengan tanganpun Dia tidak Mau. Jujur aku sangat mencintai istriku, Dia bisa membuat aku sangat jatuh cinta karena 1 hal. Dia bisa membuat orang tuaku bahagia, tidak pernah sekalipun ia berlaku tidak sopan kepada orang tuaku padahal orang tuaku sangat cerewet. Dan sepertinya mereka pun sayang kepada istriku karna istriku tak seperti mantan-mantan kekasihku yang dulu kurang ramah kepada mereka. aku harus tetap tersenyum di depan orang tua dan mertuaku meskipun sakit, karena aku juga sadar kalau rumah tanggaku ini sudah runtuh ibaratkan tanah yang runtuh karena bencana longsor.

Jujur hingga saat ini aku bingung, sampai kapan aku harus bertahan dalam cinta yang menyakitkan ini Dan dalam cinta terlarang istriku dengan mantannya. aku ingin lepas tapi entah kenapa aku tidak bisa. Yang aku bisa lakukan saat ini hanya mengikut alur cerita cinta yang tak layak ini. belajar ikhlas dan berharap suatu saat ada keajaiban yang bisa membuat kami seperti 5 tahun lalu.Dengan ini mungkin aku bisa memulai hidup normal seperti teman-temanku yang lain. Atau setidaknya, ada mesin waktu yang bisa memutar waktu sehingga aku tak menerima perlakuan sekeji ini dari istriku sendiri.

Dengan begitu, aku dan istriku bisa hidup tenang tanpa ada yang membayangi kehidupan cinta kita. Meskipun mantannya tidak bisa hilang dari hidupnya, tapi setidaknya tak ada orang lain yang menyentuh tubuhnya selain aku. Yang aku ingin sekarang hanya kebahagiaan dan ingin juga merubah keadaan menjadi lebih baik dan lebih lurus dari sebelumnya.

Seperti yang diceritakan Hendri pada http://ceritasemuawanita.blogspot.co.id

Link Banner

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here