News, Sport and Lifestyle

Kadisdik Dukung Siswa Belajar di Area Wisata

Area WisataArea WisataArea WisataArea Wisata

METROPOLITAN-Dinas Pendidikan Kota Bogor mendukung sistem pembelajaran di luar ruang kelas, khususnya yang akan dilakukan oleh SDN Kedung Badak 2, Kecamatan Tanahsareal. Namun, semua itu harus berdasarkan pembelajaran tematik. Terlebih, aktifitas pembelajaran tematik akan memberikan pendidikan sikap dan etika secara tidak langsung kepada peserta didik. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Fahrudin saat ditemui Metropolitan, kemarin.

Menurutnya, tenaga pendidik harus mampu mengembangkan model pembelajaran tematik yang berfokus kepada pembelajar. Karena, dengan sistem pembelajaran ini, para peserta didik akan merasa bahwa proses belajar berlangsung dengan lebih menyenangkan.

“Tapi harus didasarkan pada kurikulum sebagai pembimbing mengenai tema general bahan ajaran untuk siswa tersebut,” ujar Fahrudin saat ditemui Metropolitan, kemarin.

Ia menjelaskan, dengan tema yang lebih spesifik harus ditentukan sesuai persetujuan dan keinginan siswa. Sistem pembelajaran ini, sambung dia, memang merupakan sistem pembelajaran yang cukup efektif demi semangat belajar siswa.

“Pembelajaran yang akan dilaksanakan SDN Kedungbadak 2 di salah satu tempat wisata, harus mampu membuat peserta didik mengembangkan kreativitas serta inisiatif secara personal,” imbuhnya.

Selain itu, tambah Fahrudin, hal ini juga akan mewujudkan potensi yang dimiliki oleh tiap siswa agar jiwa dan raganya memiliki semangat yang lebih optimal. Tidak itu saja, dalam kegiatan ini nantinya dapat memberi kesempatan untuk peserta didik dalam merasakan secara langsung materi yang tengah disampaikan.

“Belajar di luar ruang kelas juga akan membantu mengembangkan hubungan di antara guru dan murid lebih baik dengan beragam pengalaman yang bisa ditemukan di alam bebas,” imbuhnya.

Fahrudin mengaku, akan memberi kesempatan serta pengalaman belajar secara langsung terhadap para siswa. Sehingga, mereka bisa memanfaatkan sumber yang ada di lingkungan luar, serta komunitas sekitar sebagai media pembelajaran.

“Jadi tidak ada masalah, bila pembelajaran dilaksanakan di luar ruang kelas, asalkan sudah masuk dalam program tema pembelajaran,” pungkasnya. (tur/ar/yok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *