METROPOLITAN — Tanaman padi menjadi aset berharga bagi masyarakat Desa Cibeuteng Muara di Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor. Seluas 150 hektare, wilayah itu dihiasi hamparan tanaman yang menjadi konsumsi pokok masyarakat Pulau Jawa dan sekitarnya.

Kepala Desa (Kades) Pemagasari Suryadih mengatakan, setiap tahun petani padi di desa tersebut bisa melakukan panen raya sebanyak 12 kali. ”Ya panennya tiga bulan sekali. Dan kami bisa mendapatkan 750 ton gabah siap giling untuk dijual ke pembeli. Harga maksimal yang kami jual Rp4.000 per kilogramnya,” terangnya kepada Metropolitan, kemarin.

Dia menjelaskan, lahan sawah yang ada di wilayah itu sudah ada sejak puluhan tahun silam dan terus dipertahankan hingga saat ini. ”Pertanian menjadi penghasilan utama masyarakat setempat. Selain dijual, gabah kering yang digiling ini menjadi pula kebutuhan pokok warga setempat,” paparnya.

Dia mengaku bersyukur karena perhatian pemerintah sudah menjadikan kebutuhan petani tercukupi dengan baik. ”Sebelum dan sesudahnya kami berterima kasih kepada pemerintah setempat,” ungkapnya.

(yos/b/yok/run)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here