CITEURUP – Pekerja yang memasang tiang telpon milik Telkom di Jalan Pahlawan Karang Asem Timur Kecamatan Citeurup terkena musibah. Diduga tidak mendapatkan pengawasan dan tidak menggunakan alat keamanan, empat orang pekerja terpental akibat kesetrum, dan menderita luka bakar serius.
Menurut saksi mata Icah (36), kejadian yang berlangsung pukul 8.00 kemarin pagi itu, berawal ketika pekerja mulanya menggali untuk membuat lubang pemasangan tiang Telkom. Saat memasang tiang keempat orang tersebut tidak memperhatikan kondisi, sehingga tiang menempel ke jaringan kebel terbuka PLN, akibatnya para pekerja tersebut kesetrum.
” Begitu ada bunyi ledakan, empat orang pekerja terpental. Saya takut melihatnya semuanya luka bakar, satu orang pekerja keluar busa dari mulutnya. Mereka ditolong pegendara yang lewat dan diangkut pakai mobil picap proyek tersebut. Saya tidak tahu dibawa kemana. Ngeri ngeliatnya, pekerjaan seperti itu kok tidak ada pengamannya, wajar kalau makan korban,” jelasnya.
Ditempat terpisah menagemen rumah sakit ibu dan anak Anisa Citeureup melalui pelaksana IGD Bidan Nia membenarkan bahwasanya IGD telah menerima korban akibat kesetrum, ada tiga korban dengan luka bakar yang kita tangani.
” Ketiga korban menderita luka bakar dengan kondisi 9 persen. Luka bakar dikaki dan tangan setelah mendapat perawatan mereka langsung pulang. Sedangkan nama korban Dadang (26) warga Ujung Harapan RT 02/05, Muhamad Iskandar (21) warga Ujung Harapan RT 01/15, Wiyanto (22) dan warga Cawang RT 02/02. Setelah diobati mereka langsung dijemput pulang, saya tidak tau siapa yang menjemputnya,” pungkasnya.

(mul/c/sal)

PERTOLONGAN CEPAT : Korban terlihat tengah dinaikkan ke mobil pikap. Mereka tersetrum saat bekerja memasang tiang Telkom di Jalan Pahlawan Karang Asem Timur Kecamatan Citeurup, kemarin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here