CIBUNGBULANG– Banyak para pedagang yang mengeluh dengan adanya pungutan retribusi yang dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor. Seperti yang diceritakan oleh pedagang yang berjejer di sekitaran pertigaan Cibatok, tepatnya Desa Cemplang Kecamatan Cibungbulang.
Sulaeman salah satu pedagang, mengatakan, para pedagang di sini juga mengeluh dengan adanya pungutan retribusi yang dilakukan oleh Dishub, di setiap toko-toko yang berjejer di sepanjang ruas jalan Cibungbulang – Bogor.
“Dulu pernah minta ke saya, tapi tidak saya kasih. Tapi toko-toko yang lain sih pada bayar setiap bulannya, itu sih bervariasi ada yang 60 ribu ada yang bayar 10 ribu,” ujarnya.
Menurut Sulaeman, tidak semua yang parkir di depan toko berbelanja ke tempat jualannya. Para petugas tersebut setiap bulan suka membawa kuwitansi, mungkin itu sebagai bukti retribusinya.
“Sampai hari ini saya tidak bayar retribusi yang diminta petugas Dishub, mereka bilang ini adalah retribusi parkir. Tapi tetep saya tidak bayar,” ujarnya.
Saat di Konfirmasi UPT Dinas Perhubungan wilayah Leuwiliang melalui pesan singkat tidak memberi jawaban terkait adanya retribusi di setiap toko.(mul/b/sal)

DIKELUHKAN : Sejumlah pedagang terlihat membuka tokonya di sekitaran pertigaan Cibatok Desa Cemplang Kecamatan Cibungbulang. Belakangan mereka mengeluhkan pungutan retribusi oleh petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here