Metropolitan – Saling berhadapan tiga kali dalam sebulan boleh jadi terasa menjemukan, namun hal tersebut rasanya tidak berlaku untuk dua tim kelas berat asal ibu kota Inggris, Chelsea dan Arsenal.

Belum lama ini, kedua tim bertarung di Liga Primer Inggris dan menghadirkan bigmatch seru. Setidaknya 33 peluang tercipta dalam derby London di Emirates Stadium tersebut. Arsenal sempat unggul lebih dulu, kemudian tertinggal, sebelum akhirnya menyamakan skor menjadi 2-2 di menit terakhir.

Keseruan itu diharapkan bisa terulang kembali ketika Chelsea menjamu Arsenal di Stamford Bridge dalam leg pertama semi-final Piala Liga, Kamis (11/1) dini hari WIB. Keduanya masih akan bertemu lagi dalam leg kedua pada 24 Januari mendatang di Emirates.

The Blues dan The Gunners diperkirakan akan menurunkan skuat terbaiknya di partai krusial ini, terutama setelah keduanya memainkan “tim B” dalam partai Piala FA pada akhir pekan lalu dan sama-sama meraih hasil mengecewakan.

Chelsea terpaksa melakoni partai replay setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Norwich City. Nasib Chelsea setidaknya lebih baik ketimbang sang rival. Secara mengejutkan, Arsenal yang berstatus juara bertahan Piala FA malah terkapar 4-2 di tangan tim kasta kedua Nottingham Forest alias langsung tereliminasi.

Hasil itu membuat Chelsea diyakini berada dalam kondisi mental lebih baik ketimbang Arsenal. Namun armada Antonio Conte tetap harus mewaspadai kebangkitan Arsenal. Terlebih, Piala Liga mungkin menjadi satu-satunya titel yang paling realistis untuk diraih Arsenal di musim ini sehingga Arsene Wenger dan pasukannya tak kekurangan motivasi.

“Saya berharap bisa memenangi kompetisi ini [Piala Liga] karena kami sudah berada di semi-final dan kami punya kesempatan besar untuk melakukannya. Kami ingin bermain solid dan siap memanfaatkan setiap kesalahan untuk memenangi laga ini,” ujar Wenger.

Jika ingin memuluskan ambisi itu, Arsenal harus segera membenahi lini belakang mereka. Saat melawan Nottingham, gawang Arsenal dibombardir 12 tembakan dan jebol empat kali. Tanpa perbaikan signifikan, bukan tidak mungkin Chelsea bisa mencetak lebih banyak gol ketimbang Nottingham.

Masalahnya, performa lini depan Chelsea juga tidak terlalu menggembirakan. Setelah menggilas Stoke City 5-0, penyelesaian akhir Chelsea mendadak payah. Pekan lalu, Alvaro Morata menyia-nyiakan banyak peluang emas di Emirates dan berlanjut dengan ketidakmampuan pemain lain mencetak gol kontra Norwich.

Beruntung, Conte tetap bisa menurunkan skuat terbaiknya di laga ini setelah Eden Hazard dipastikan sudah pulih dari masalah betis. Kontras dengan Chelsea, Arsenal setidaknya harus kehilangan delapan pemain akibat cedera, mulai dari Mesut Ozil, Laurent Koscielny, Aaron Ramsey, hingga Olivier Giroud.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here