News, Sport and Lifestyle

Survei Tertinggi Belum Tentu Menang

METROPOLITAN – Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), memprediksi pilgub Jabar 2018 bakal berlangsung seru. Karena pemetaan di Jabar sangat cair sehingga tiap pasangan calon (paslon) harus adu gagasan yang terbaik. “Jabar itu prediksi masih cair, karena kampanye sangat lama, 4 bulan. Kalau saya dulu 15 hari sehingga peta bisa berubah, yang paling kuat bisa ke tengah, yang tengah bisa ke atas,” kata Aher di Jakarta, kemarin.

Gubernur Jabar dua periode itu mencontohkan saat masa kampanye lalu, ia berada di urutan buncit survei. Namun ia malah ditetapkan sebagai pemenang dan menjadi gubernur Jawa Barat. “Jabar masyarakatnya mandiri dan sulit ditebak. 2008 saya survei buncit, tapi menang. Jadi siapapun yang survei tertinggi jangan terlalu yakin untuk menang. Karena boleh jadi yang bawah ini nyalip ke atas,” ucap dia.

Ia juga berharap agar pesta demokrasi ini bisa berlangsung aman dan lancar. Aher mengingatkan agar para paslon menghindari kampanye hitam. “Kedua para paslon bersaing sehat jangan ada kampanye hitam, kampanye negatif. Jadikan pilkada ini sebagai adu gagasan, yang paling baik, dan serius membangun sehingga 5 tahun ke depan bagus,” ujarnya.

Sebelumnya, ada empat pasangan calon yang akan maju di pilgub Jabar. Yakni Deddy Mizwar yang berpasangan dengan Dedi Mulyadi diusung Partai Golongan Karya dan Partai Demokrat. Pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum diusung PPP, PKB, NasDem, dan Hanura. Duet Sudrajat-Ahmad Syaikhu diusung Gerindra, PKS, dan PAN. Dan Tubagus Hasanuddin, yang berpasangan dengan Anton Charliyan yang diusung PDIP.

(de/ram)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *