News, Sport and Lifestyle

Tawarkan Mondok Gratis Bagi Anak Sesama Sopir

Di balik kesederhanaan Endang Iriawan, sopir ojek online, ia pun punya kesibukan untuk mengurus pondok pesantren. Ya, di pondok pesantren Nurul Iman itulah Endang menghidupi anak-anak asuhnya. Bahkan ia pun suka menawarkan teman-temannya,  sesama sopir ojek online untuk memondokan anaknya di pesantren miliknya tanpa biaya.  

Tak kurang dari 126 santri tinggal di ponpes miliknya. Kebanyakan mereka berasal dari keluarga tak mampu. Endang mengaku ingin menyiapkan para santrinya sebagai generasi penghafal Alquran.

“Awalnya saya bekerja mekanik elektrik khusus wilayah luar Pulau Jawa. Lalu memutuskan untuk berhenti karena tidak bisa fokus mengurus pesantren. Pulangnya harus nunggu sampai 6 sampai 8 bulan. Akhirnya barulah bergabung di GO-JEK,” kata Endang.

Ia mengaku merasa nyaman di perusahaan ojek online tersebut karena punya banyak waktu untuk mengontrol penuh anak didik asuhnya. Pondok pesantrennya itu diketahui, sudah berumur 12 tahun.

“Saya sedang belajar ilmu agar tak dikenal orang. Selain itu, bagaimanapun juga, GO-JEK ini juga lah yang berjasa ikut membesarkan pondok saya,” ujar Endang.

Menurut Endang, tidak semua santri yang belajar di pondoknya dipungut biaya. Bahkan, ia juga menawarkan bantuan untuk anak para driver GO-JEK yang yatim atau tidak mampu dan ingin belajar Alquran. Endang akan menanggung semua biaya pondok termasuk makan dan kebutuhan sehari-hari.

Fakir pun diayominya “Lalu yang kedua adalah fakir, fakir itu dia ada penghasilan tapi tidak memenuhi. Itu saya lihat kondisi, kadang saya tidak ambil biaya. Begitu pula yang miskin, atau penghasilannya tidak menentu,” pungkasnya seperti yang telah dilansir di kumparan.com.

(km/feb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *