WARGA KEUKEUH GALIAN DI KALISUREN HARUS DITUTUP

by -

KEMANG – Protes terhadap keberadaan galian tanah merah di Desa Kalisuren, Kecamatan Tajurhalang, berujung penutupan jalan masuk ke lokasi galian yang berada di Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Rabu (17/01/18).
Kamis (18/1/18) warga Desa Jampang berkumpul di kantor desa untuk melakukan pertemuan dengan pengelola galian tersebut.
Salah satu warga, Yayat (47) mengatakan, pertemuan hari ini efek dari kekesalan warga Desa Jampang terhadap aktivitas galian tanah merah di Desa Kalisuren, yang armada pengangkut tanahnya tersebut melewati jalan dan mengotori hingga membuat licin jalan. Dirinya bersama warga lain menuntut galian itu ditutup, apabila belum bisa memberikan solusi terbaik.
“Saya bukan mengaganggu usaha orang. Tapi kalau usaha itu menimbulkan mudorat lebih baik ditutup saja. Saya tau armada itu melalui jalan, dan jalan itu milik rakyat, tapi kalau menganggu masyarakat bahkan bisa menimbulkan kecelakaan, bagaimana solusi yang terbaik itu yang diharapkan warga Jampang,” ujarnya kepada Metropolitan, kemarin.
Sementara itu Kepala Desa Jampang, Wawan Hermawan membenarkan warganya meminta aktivitas galian tersebut untuk ditutup. Menurtnya masyarakat sudah kesal dengan ulah pengusaha galian yang tidak memikirkan keselamatan warga.
“Hari ini pertemuan RW dan warga untuk bertemu dengan perwakilan dari pihak galian. Masyarakat tetap meminta untuk ditutup. Sampai batas yang tidak ditentukan dan sampai ada solusi supaya jalan tidak lagi kotor,” kata Wawan.
Di tempat yang sama perwakilan pihak galian, Kardiman mengatakan, untuk galian dikatakan bodong dirinya tidak menerima. Pasalnya galian itu memiliki izin. Bahkan izin perlintasan pun ada.”Secepatnya saya akan laporkan kepada pihak atasan saya, dan semoga ada jalan terbaik buat permasalahan ini,” tukasnya.

(dyn/c/sal).

SERIUS : Sejumlah perwakilan warga Desa Jampang Kecamatan Kemang tengah menggelar pertemuan dengan perwakilan pengelola galian yang ada di Desa Kalisuren Kecamatan Tajurhalang. Pada pertemuan yang berlangsung di Kantor Desa Jampang itu, warga tetap keukeuh agar galian ditutup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *