News, Sport and Lifestyle

ARTIS RORO FITRIA TERNYATA BANDAR NARKOBA

Sejak ditangkap pada 14 Februari lalu, polisi terus mengembangkan kasus artis sensasional Roro Fitria yang terjerat narkoba. Hingga akhirnya muncul fakta mengejutkan. Siapa sangka kalau selebriti yang sering bertingkah manja itu tak cuma jadi pemakai tapi juga bandar bagi artis lainnya yang sama-sama kecanduan (pecandu) narkoba.

Fakta mengejutkan terungkap dari kasus narkoba yang menjerat pemain film Gunung Kawi. Selama ini, Roro mengedarkan narkoba itu ke rekannya sesama artis. Bahkan, Roro juga disebut-sebut jadi bandar untuk kalangan artis pemula. Sampai sampai, aktivitas Roro itu juga jadi bahan nyinyiran warganet.

Junor Wit*ianto “ Roro, kalau hari senin, selasa, rabu dia bandar narkoba”

Yoo O*y “Pantesan banyak duitnya.. Bandar narkoba rupanya.

Selama ini, Roro memang kerap memamerkan hartanya yang berlimpah. Bahkan, dirinya sempat mengungkapkan jumlah harta kekayaannya, yakni sekitar Rp 750 miliar.

Tak heran bila banyak orang bertanya-tanya, dari mana asal kekayaan Roro Fitria? Pasalnya, Roro Fitria tidak pernah terlibat dalam produksi sinetron harian atau film yang mampu membetot honornya menjadi ratusan juta rupiah.

Soal kekayaannya yang berlimpah, kala itu Roro Fitria mengaku berasal dari honornya manggung. Meski bukan penyanyi dangdut ngetop, pemilik single Bawa Aku Melayang dan Jedag Jedug ini mengaku honor off-air yang diterimanya bernilai fantastis. Tapi, siapa yang mnegira kalau selain dari honornya itu, Roro juga mendapat untung besar dari bisnis narkobanya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwonotak tak menapik kalau narkoba yang dipesan Roro juga diedarkan ke teman artis lainnya. “Yang kemarin inisial R itu juga menggunakan dan mengedarkan (narkoba-red),” ungkap Argo.

Selama ini, Roro diduga ikut mengedarkan narkoba di kalangan selebritas dan teman-teman sosialitasnya. ” Dia (Roro-red) hanya dipakai terus mengedarkan ke orang,” lanjut Argo.

Hingga kini, lanjut Argo, jajaran di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya tengah menyelidiki kalangan selebriti lainnya yang diduga menyalahgunakan narkoba.

“Jadi ada beberapa artis dan kemudian teman-temannya berbagai macam inisial sudah kami sampaikan. Ada juga yang pengedar tapi ada juga pengguna. Pihak kepolisian tidak hanya mengejar itu saja, kami kembangkan kemudian, di atasnya pun sudah,” tegasnya.

Seperti diketahui, Roro Fotria ditangkap di rumahnya di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, R abu (14/2/2018). Penangkapan Roro merupakan pengembangan dari tersangka WH yang sebelumnya diringkus di Jalan Hayam Wuruk, Gambir, Jakarta Pusat

Dari penangkapan itu, polisi menyita sabu-sabu seberat 2,4 gram yang disimpan di dalam bungkus rokok. Roro Fitria dan WH dijerat Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) Juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Sementara itu, Kuasa hukum Roro Fitri, Nuning Tyas, mengatakan bahwa sabu seberat 2,4 gram yang dipesan kliennya pada WH tidak untuk dikonsumsi semua secara langsung.

Berdasarkan pengakuan Roro kepadanya, sebagian sabu akan dipakai pada hari Valentine, sisanya untuk persediaan.

“Itu rencananya buat stok,” kata Nuning di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (21/2/2018) malam.

Nuning menambahkan, Roro sudah mengonsumsi sabu sejak setahun lalu. Namun, baru sebulan terakhir kliennya itu memesan barang haram tersebut sendiri.

“Memang Mbak Roro kan baru pertama kali ini beli sendiri, pesan sendiri kan,” ujarnya.

Biasanya, lanjut Nuning, Roro mendapatkan sabu dari pemberian teman-temannya saat menghadiri pesta atau acara tertentu. “Kalau sebelum-sebelumnya Mbak Roro biasanya menggunakan narkoba itu ada pesta-pesta, undangan teman, ajakan teman. Jadi enggak beli sendiri, memang sudah disiapin sama teman-temannya,” tandas Nuning.

(de/jp/feb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *