CILEUNGSI – Masih banyaknya jalan yang rusak di wilayah timur Kabupaten Bogor, tentu mengundang tanya masyarakat. Pasalnya jalan yang dibutuhkan tidak kunjung diperbaiki, padahal rusaknya jalan menggangu aktivitas roda ekonomi masyarakat.

Terkait banyaknya jalan di Timur Kabupaten Bogor yang masih rusak Kepala UPT Jalan dan Jembatan wilayah Cileungsi Bondan Triatna pun bersuara.

Menurutnya di tahun 2018 ini sejumlah ruas jalan yang masuk dalam Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan dan Jembatan wilayah Cileungsi akan diperbaiki. Dari 21 usulan, delapan diantaranya akan dibangun.
“Delapan jalan yang disetujui tersebut masuk di dalam Kecamatan Cileungsi, Gunungputri, Klapanunggal dan Citereup,” ujar Bondan Triatna kepada Metropolitan, kemarin.

Saat ini pekerjaan tersebut sedang dipersiapkan untuk segera dilelangkan. Bondan memperkirakan pekerjaan akan dilakukan di pertengahan tahun 2018. “Sedang kita siapkan sekarang, insyaallah pertengahan tahun sudah bisa dikerjakan,” tuturnya.

Meski masih banyak titik yang saat ini mengalami kerusakan, namun tak masuk ke dalam kegiatan perbaikan di 2018, seperti jalan Klapanunggal – Cipeucang, Kedep – Cileungsi dan GBHN, Bondan mengaku akan tetap memperhatikannya. Salah satunya dengan cara pemeliharaan. “Penanggulangan sementara dengan cara urug dengan makadam seperti di jalan GBHN, kita hanya menutup lubang agar tak membahayakan masyarakat. Nanti ketika ada anggaran pemeliharaan baru akan diperbaiki kembali,” terangnya.

Ia menambahkan, target di tahun 2019 seluruh ruas jalan yang ada di wilayahnya akan dibetonisasi dengan target capaian 80 persen. Hal itu dilakukan karena pengguna jalan di wilayah timur mayoritas kawasan industri dan pertambangan. Dimana kendaraan pengangkut hasil produksi bisa mencapai 40 ton. “Saya minta agar masyarakat bersabar, karena semua jalan pasti akan diperbaiki namun secara bertahap, terlebih memang banyak titik yang memang perlu diperbaiki,” pungkasnya.

(tri/b/sal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here