Harapanku menikah dengan Sari hancur setelah Sari lebih memilih harta daripada cintaku. Begitulah kisah cinta yang mesti kujalani. Sekarang aku telah mendapatkan pekerjaan yang bagus, sayang Sari telah menikah dengan pria lain.

Sebelum cerita cinta ini saya tulis, perkenalkan nama saya Agus (24 tahun), saat ini saya bekerja sebagai seorang pengajar di salah satu sekolah menengah kejuruan negeri di salah satu kota di Jawa Timur. Saat ini saya juga berstatus sebagai mahasiswa pascasarjana di kota yang sama. Sekitar pertengahan tahun 2009 yang lalu, saya memiliki hubungan istimewa dengan seorang teman bernama Sari. Saat itu saya sudah tahu bahwa Sari sudah memiliki kekasih bernama Rahmad.

Rahmad adalah salah seorang teman kuliah saya yang mendapat beasiswa dari kantornya. Awalnya, Sari mengaku telah putus dengan Rahmad. Hal itu yang membuat saya merasa bebas dan jatuh cinta padanya. Akirnya saya memberanikan diri menyatakan perasaan saya kepadanya. Saat itu Sari mengatakan kalau saya terlalu cepat dan dia butuh waktu. Dalam beberapa kesempatan hubungan kami makin dekat dan kami makin romantis, bahkan ciuman adalah makanan sehari-hari buat kami.

Namun di saat kami sedang romantis-romantisnya, Sari mengaku kalau dia masih berhubungan dengan Rahmad. Saya merasa hancur dan berniat meninggalkannya, namun Sari mengatakan dia tidak mau kehilangan saya sehingga kami tetap menjalani hubungan itu. Namun seiring berjalannya waktu hubungan kami nampaknya tidak pernah menuju kepada sesuatu yang serius.

Saya sangat menyayangi Sari, selama kuliah saya selalu mengantar jemput dia kemanapun dia mau. Saya juga menemaninya mengerjakan tugas-tugas kuliahnya, membantunya menulis skripsinya bahkan nemaninya mencari pekerjaan setelah dia lulus kuliah S1.

Akhirnya pada akhir tahun 2011, Sari putus dengan Rahmad dan hal itu membuat saya semakin serius padanya. Tapi dia bilang mau fokus kerja dulu, dan meminta saya yang pada saat itu hanya bekerja sebagai tentor les privat rumah untuk mencari pekerjaan yang lebih layak.

Sebenarnya dari segi penghasilan gaji saya lebih besar dari Sari, namun tetap saja dimata dia, saya belum punya nilai plus. Tapi terus memberi saya harapan bisa menikah dengannya, dia memberi waktu 2 tahun untuk mencari pekerjaan yang bagus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here