LEUWISADENG — Sekolah Madrasah Diniyyah Tarbiyatul Aulad yang berada di Kampung Pondok Bujang RT 06/02 Desa Kalong I Kecamatan Leuwisadeng, seperti rumah hantu, tanpa berpenghuni hingga tak terdengar suara kegiatan belajar. Pasalnya sekitar seratus lebih siswa sekolah tersebut harus pindah kegiatan belajarnya ke majlis talim.

Salah seorang warga setempat Nanih, mengatakan sekolah tersebut sangat meperhatinkan, selain atapnya rusak, kini sekolah tersebut ditinggal para pelajar demi untuk mencari kenyamanan.
“Saya sangat sedih lihat sekolahan itu, padahal pendidikan sangat penting demi kecerdasan anak bangsa demi kamajuan,” ujarnya kepada Metropolitan, kemarin.

Ibu RT 06 Endeh Ruhayati menceritakan, sekolah yang dibangun enam tahun lalu, kini ditinggal siswanya. Dengan kondisi sekolahan tanpa atap, tentu mengkhawatirkan terhadap anak-anak sekolah saat kegiatan belajar berlangsung.
“Gedung sekolah dibangun dari PNPM 6 tahun lalu. Namun gedung sekolahan tersebut sudah tidak di isi lagi, untuk sementara kegiatan belajar dipindah ke majlis talim,” ujarnya.

Menurut Endeh, dirinya sudah melaporkan ke pihak terkait tentang keadaan gedung sekolah ini. Namun hingga kini belum ada infonya, dia berharap ada bantuan untuk merenovasi sekolah madrasah tersebut.
“Saya berharap gedung sekolah ini ada perhatian dari pemerintah. Kasian pada anak-anak yang belajar di majlis talim terdekat,” ujarnya.

(mul/b/sal/run)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here