Kasus penganiayaan terhadap kiai di Kabupaten Bogor kembali terjadi. Kali ini pelakunya seorang dukun. Penganut ilmu hitam itu mencoba melakukan penyerangan terhadap ulama sekaligus pemilik pondok pesantren Salafiyah Khoirul Maslik di Kampung Cibitung RT 10/03, Desa Cibitung Tengah, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor.

Peristiwa nahas yang dialami kiai terjadi secara tiba-tiba pada Minggu (11/2) lalu. Dukun yang diketahui bernama Jalil masuk ke area pondok pesantren dengan membawa dua bilah golok. Pelaku langsung mengancam sang ustadz. Beruntung tidak ada korban pembacokan, karena polisi  langsung mengantisipasi kejadian tersebut. Polisi pun melakukan pencarian pelaku pelaku di area pondok pesantren.

Salah satu korban, Ustadz Syahmufadzi menjelaskan, saat kejadian dirinya sedang bersama istri yang sedang mengaji. Namun orang tersebut langsung melempar kitab ke hadapan sambil membawa dua bilah golok. “Sambil bawa golok nggak pake sarang lagi. Saya nanya apa mau kamu, saya keluar dia lari,” katanya.

Ia mengaku kenal dengan pelaku yang disebutnya warga RT 05 bernama Jalil. “Jalil orangnya pernah ke sni, baik, ngga suka kekerasan, pernah minta air. Di sebut normal tapi kayak gitu, di sebut nggak normal tapi bener. Rumahnya ada, katanya di kandang sapi yang kosong,” ujarnya.

Kapolsek Ciampea Kompol Adi Fauzi mengimbau masyarakat jangan mudah terprovokasi kejadian yang menimpa ustadz. Sebab, kejadian itu pun tidak signifikan. “Karena si Jalil sebetulnya sering berobat, mungkin karena masalah apa sehingga Jalil marah. Kami sudah melakukan pencarian dengan mengerahkan anggota untuk sebar,” ujarnya.

Menurut kapolsek, pelaku yang di duga penganut ilmu hitam ini  sempat meminta sehelai koran untuk membungkus dua bilah golok yang dibawa pelaku untuk menyerang korban. “Setelah diinterogasi. kejadian tersebut diduga ada unsur dendam terhadap korban,”katanya.

Sebelumnya, ada orang gila di Cigudeg tega membacok saudaranya sendiri, Sulaeman. Dia harus mendapatkan luka bacok di bagian pipi setelah saudaranya yang mengalami depresi mengacungkan golok ke arah wajahnya. Keluarga mengakui kalau pelaku selama ini depresi hingga tega melukai Sulaeman yang masih memiliki hubungan saudara.

(mul/c/els)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here