KPU Kabupaten Bogor Siapkan Tiga Opsi Penataan Dapil

by -

METROPOLITAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor, telah menetapkan tiga opsi rancangan penataan daerah pemilihan (dapil) dan alokasi kursi anggota DPRD Kabupaten Bogor untuk pemilihan legislatif (pileg) 2019 mendatang. Opsi tersebut yaitu tetap mempertahankan enam dapil yang sama seperti pemilu sebelumnya, mepertahankan enam dapil namun ada penyesuaian wilayah dan yang terakhir menambah satu dapil menjadi tujuh dapil.

Komisioner KPU Kabupaten Bogor Divisi Teknis, Perencanaan dan Data, Ummi Wahyuni, mengatakan bahwa kursi DPRD Kabupaten Bogor di pileg 2019 akan bertambah dari 50 kursi menjadi 55 kursi. Tiga rancangan yang telah disepakati ini pun sudah melalui kajian-kajian dengan memperhatiakn prinsip kesetaraan suara, ketaatan sistem pemilu, proporsionalitas, integritas wilayah dan kesinambungan dengan pemilu sebelumnya dan beberapa prinsip lainnya. “Jadi yang pertama itu tetap enam dapil seperti sebelumnya, tetap enam dapil dengan memindah Kecamatan Tenjolaya ke Dapil III dan Kecamatan Leuwiliang ke Dapil IV atau memecah menjadi tujuh dapil. Kami sudah kaji dan memasukan opsi tersebut ke sistem informasi dapil (Sidapil) dan hasilnya yang paling memungkinkan memang tiga opsi tersebut,” kata Ummi keapada Metropolitan, kemarin.

Setelah menetapkan tiga opsi tersebut, KPU akan mengundang partai politik (parpol) beserta pihak terkait lainnya untuk melakukan sosialisasi dan melakukan uji publik setelahnya. Nantinya, masukan-masukan tersebut akan dicatat sebagai bahan pertimbangan dan langsung diserahkan ke KPU RI untuk disetujui. “8 Februari nanti kami mengundang parpol dan stakeholder terkait untuk menyosialisasikan dan menerima masukan -masuk. Saat ini kami terus menyebar rancangan yang sudah ada ke masyarakat. Nanti ada uji publik baru selenjutnya diserahkan ke KPU RI,” terangnya.

(fin)

Loading...