CIJERUK – Terputusnya jalur kereta api Bogor-Sukabumi akibat longsor di KM 13.800 Kampung Maseng RT 02/08, Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, sangat berdampak terhadap mobilitas angkutan penumpang maupun barang. Salah satu jenis angkutan barang yang paling terdampak adalah produk air minum dalam kemasan (AMDK) merk Aqua. Pasalnya, sejak tahun 2014 lalu PT Tirta Investama sudah menggunakan kereta barang untuk mengangkut sebagian produknya (Aqua galon) dari Stasiun Cicurug, Sukabumi, menuju Jakarta.

External Relation Manajer Jabar PT Tirta Investama (Aqua Grup) Murtijo Utomo, membenarkan, dengan terputusnya rel KA di Maseng menyebabkan ribuan galon Aqua yang biasa dikirim ke Jakarta setiap hari melalui KA tidak dapat dilakukan sama sekali. “Terhambat, pengiriman produk Aqua galon ke Jakarta tidak dapat dilakukan sama sekali,” tegasnya.

Murtijo mengatakan, kuota atau volume pengangkutan galon Aqua yang menggunakan kereta api dari Stasiun Cicurug Sukabumi ke Jakarta kirang lebih 12.000-an sekali kirim. Selebihnya masih mengunakan armada truk melalui jalur Bocimi. “Kami dapat jadwal hanya satu kali pengangkutan, karena jalur Bogor ke Jakarta difokuskan untuk penumpang,” imbuhnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Daops 1 Jakarta PT KAI, Dadan Rusdiansyah mengatakan, proses perbaikan tebing longsor dan rel KA yang menggantung dilakukan dengan target maksimal empat hari sejak evakuasi korban longsor usai dilakukan. 

(nto/b/suf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here