News, Sport and Lifestyle

Ruth Sahanaya Rilis Album Baru

METROPOLITAN – Setelah 30 tahun berkarya di dunia musik, Ruth Sahanaya mengeluarkan album terbarunya yang berjudul ‘Rinduku’. Uniknya, album baru wanita yang akrab disapa Uthe ini menggunakan konsep big band. Konsep big band sendiri merupakan sesuatu yang berbeda. Ruth Sahanaya bernyanyi dan direkam secara khusus dengan iringan band secara aransemen musik jazz. Dalam album ini, istri Jeffry Waworuntu ini dibantu oleh Ria Prawiro dan Gihon Lohanda.

“Terima kasih kepada Tuhan karena apa yang saya impikan selama ini, yang saya angan-angankan, ingin membuat sebuah album dengan konsep bing band, itu bisa terlaksana dan terjadi. Ini sekaligus merupakan album saya yang ke-18,” ujar Ruth.

Dalam album barunya ini, Uthe memuat 10 lagu yang diciptakan oleh Ria Prawiro. Dari kesepuluh lagu itu, terdapat sejumlah lagu yang pernah dinyanyikan juga oleh Vina Panduwinata. Sedangkan Gihon Lohanda menjadi music producer yang mengaransemen seluruh lagu dalam album ini. “Sepuluh lagu ini, meskipun semuanya big band, tapi kalau didengarkan–kami sih harapannya–nggak bosan banget. Nggak semuanya swing, tapi macam-macamlah genrenya. Tapi, tetap berasa big band dan grande-nya,” ujar Gihon.

Ruth Sahanaya dan Ria Prawiro memang sudah bersahabat sejak lama. Oleh sebab itu, ketika mendapatkan tawaran untuk berkolaborasi, keduanya pun menyambut baik untuk bersinergi. “Lagu Ria isinya saya rasa banyak cerita, ada sejarah, dan indah. Makanya saya tertarik dengan proyek album ini. Setiap nyanyi selalu nanya ke dia, biar mendalami lagunya,” ujar Ruth Sahanaya.

Ria Prawiro mengaku tertarik karyanya dibawakan oleh Ruth Sahanaya yang kapasitasnya telah teruji zaman. Salah satu pertimbangannya, yakni warna suara diva itu cocok dengan lagu yang selama ini ditulisnya. “Memang saya ingin warna suara Ruth Sahanaya. Lagu saya cocok sama dia. 10 lagu, ada lagu recycle dan ada lagu yang sudah saya ciptakan lama tapi belum di-publish,” ujar Ria Prawiro.

Album Rinduku ini diakui spesial bagi Ruth Sahanaya. Selain menggunakan konsep big band, album ini juga sebagai penanda karirnya yang masih terus eksis di usia 51 tahun. “Memang album ke-18 ini agak spesial dan aku bilang sih, benar-benar ini sudah waktu Tuhan. Sebenarnya dari album ke-17 saya sudah minta sama Papa Jef (Jeffry Waworuntu), dia udah bilang, ‘Kamu mau bikin album lagi kayak gimana, nih?’ Saya bilang, ‘Saya sih, sebenarnya kepengin sekali bikin album yang konsepnya big band.’ Begitu,” pungkas Ruth Sahanaya.

(tib/okz/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *