METROPOLITAN – Kampanye calon wakil wali kota Bogor, Dedie A Rachim, diwarnai makan bakso bersama dengan sejumlah warga Kelurahan Kedungbadak, kemarin. Kampanye dilakukan di RT 04/2, Kelurahan Kedungbadak, Kecamatan Tanah Sareal. Pantauan dilapangan, pendamping Bima Arya ini ditemani Ketua Tim Pemenangan paslon Badra, Tahuid J Tagor dan Ketua DPC Hanura Kota Bogor, Eneng Sumiati. Mereka membuka ruang dialog bersama sekitar 100 orang warga Kelurahan Kedungbadak.

Berbagai harapan pun disampaikan warga ke mantan pejabat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini. Mulai dari kesejahteraan, pendidikan, kesehatan, infstarktur, renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) hingga lapangan pekerjaan. “Memang daerah Kedungbadak ini masih ada yang perlu dituntaskan. Soal RTLH, Kang Bima terus meningkatkan kuantitas. Tahun lalu sudah 2.000-an lebih warga yang rumahnya diperbaiki. Tahun selanjutnya akan ditingkatkan lagi, baik dari segi kuantitas maupun kulitas bagunannya,” kata Dedie.

Dedi menjelaskan, khusus untuk lapangan pekerjaan, ia akan mengatur atau membuat mekanisme bagaimana perusahaan-perusahaan yang berdiri di Kota Bogor dapat memprioritaskan pegawainya dari warga Kota Bogor. “Kami akan atur agar mal-mal, hotel, pabrik dan pertokoan harus diprioritaskan pegawainya warga Kota Bogor. Harus ada aturan yang mengatur,” ucap dia.

Pada kesempatan yang sama Dedie juga melihat kondisi Jalan Letnan Tata Winata dan Jalan Kolonel Enjo Martadisastra yang menghubungkan Kelurahan Kebonpedes dan Warung Jambu. Menurutnya, jalan ini merupakan akses yang sangat strategis, akan tetapi jalannya masih sempit. Sehingga, kelak jika dirinya terpilih nanti bersama Bima Arya memimpin Kota Bogor periode 2018-2023, jalan ini akan diperlebar. “Padahal ini lalu lalang warga yang strategis. Nanti akan dilebarkan. Diganti dengan harga yang layak. Kalau jalan lebar, roda ekonomi di sini akan tumbuh,” bebernya.

Bapak dua anak ini juga tak lupa meminta kepada para pendukung dan warga lainnya untuk menjaga pilkada agar berjalan aman dan kondusif. “Ini masih panjang. Mulai hari ini kita mulai masa kampanye selama 4 bulan ke depan. Yang penting seluruh proses masa kampanye dilaksanakan dengan damai. Setuju ya. Tidak perlu hujat menghujat. Tidak perlu gontok-gontokan jaga kerukunan,” tutup Dedie.

(rez/b/ram)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here