Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) di Kota Hujan ada sebanyak 671.820 orang. Jumlah itu ditetapkan KPU dalam rapat pleno rekapitulasi DPS pada pilkada serentak 2018.

Berdasarkan hasil pemutakhiran data pemilih melalui kegiatan coklit serentak selama sebulan lalu, DPS di Kota Bogor berjumlah sebanyak 671.820 pemilih. Dengan rincian, pemilih laki-laki sebanyak 337.069 dan pemilih perempuan sebanyak 334.751. “Jadi jumlah ini masih sementara, jumlah pasti nanti setelah Daftar Pemilih Tetap (DPT) diplenokan,” kata Komisoner KPU Kota Bogor Bambang Wahyu.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui apakah sudah menjadi peserta pemilih, bisa melihat langsung di pengumuman yang terpampang di kantor kecamatan masing-masing. Diharapkan, bagi masyarakat yang belum terdaftar bisa melakukan pendaftaran ke PPS atau kelurahan setempat. “Kita harapkan secepatnya mengurus jika masyarakat ada yang belum terdaftar. Karena, satu bulan setelah pleno penetapan DPS kita akan membuat daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP), kemudian di Bulan April ditetapkan DPT,” ujarnya.

Sementara itu, Panwaslu Kota Bogor mencatat ada sebanyak 55.329 pemilih baru di Kota Hujan. Terbagi atas pemilih laki-laki sebanyak 27.634 dan perempuan sebanyak 27.695. Lalu, pemilih disabilitas sebanyak 833 orang, terdiri dari laki-laki sebanyak 403 orang dan perempuan sebanyak 430 orang. Diharapkan, jumlah itu dapat terus diperhatikan sebelum ditetapkan menjadi DPT. “Kami harapkan jumlah pemilih baru dan disabilitas ini menjadi perhatian KPU. Karena semua warga Kota Bogor mempunyai hak pilih dan jangan sampai mereka kehilangan haknya,” kata Komisoner Panwaslu Kota Bogor, Fathoni.

Fathoni juga mengingatkan, jangan sampai persoalan klasik terjadi kembali dalam penetapan DPT di Kota Bogor. Seperti pemilih ganda, orang yang sudah meninggal dunia dan sudah pindah domisili masih tercantum di DPT. “Intinya perhatian kami itu jangan sampai masalah klasik terjadi lagi,” tutupnya.

(rez/c/els)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here