Dedie Peduli Guru Ngaji dan Kader Posyandu

by -2 views

Mengenakan batik cokelat, Dedie menyapa satu per satu warga sepanjang perjalanan sebelum akhirnya singgah di rumah salah satu tokoh masyarakat setempat. Di sana, puluhan warga sudah menunggu kehadiran Dedie. Ia mengawali perbincangan dengan memperkenalkan diri di hadapan para kader PKK, kader Posyandu, dasawisma, guru ngaji dan perwakilan pemuda. Kemudian Dedie membuka sesi dialog dengan warga.

Warga sekitar, Ema berterima kasih atas perhatian yang diberikan Bima Arya dalam memberikan insentif untuk kesejahteraan terhadap para guru ngaji di masa kepemimpinannya. “Alhamdulillah di periode Kang Bima kemarin, guru ngaji mendapatkan insentif lebih baik dari yang sebelumnya. Semoga menjadi berkah tersendiri untuk kami,” kata Ema.

Sementara itu, Tina yang mewakili Kader Posyandu RW 02 juga meminta peningkatan sarana dan prasarana posyandu. “Kalau bisa juga dikasih insentif seperti guru ngaji,” kata Tina, lalu tersenyum.

Menanggapi hal itu, Dedie menilai para guru ngaji ini memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan akhlak generasi muda di Kota Bogor. Dengan mengaji, anak-anak akan memiliki akhlak dan perilaku yang baik. Sedangkan, soal insentif kader Posyandu, ia sepakat karena kesehatan dan tumbuh kembang anak ini merupakan prioritas bersama, termasuk kontribusi tulus para kader posyandu. “Ibu-ibu kader yang sudah mencurahkan waktu, tenaga dan pikiran harus diapresiasi. Ke depan kami akan mencarikan formula yang tepat mengenai insentif kader Posyandu supaya tidak menyalahi peraturan,” kata Dedie.

Pasangan yang mendampingi Bima Arya dalam Pilwakot Bogor ini juga tak lupa meminta warga untuk menjaga kerukunan di tengah suhu politik saat ini. Karena, jangan sampai proses pilkada ini memecah belah masyarakat, hanya gara-gara yang satu warnanya ini, yang satu warnanya itu. Sebab, semua sudah diatur oleh Allah SWT. “Kami ingin perjalanan proses kampanye berjalan dengan damai. Walau berbeda-beda pilihannya, diantara tetangga jangan saling ribut. Tetap menjaga silaturahmi. Menjaga kerukunanan di antara semua. Kita jalankan saja seluruh proses ini dengan baik,” ujar Dedie.

(rez/b/els)