News, Sport and Lifestyle

Jembatan Gerendong Ditutup sampai 28 Maret

METROPOLITAN – Hari ketiga, Jembatan Gerendong yang menghubungkan Ciseeng-Rumpin masih dalam perbaikan. Akibatnya, akses warga terpaksa ditutup. Penutupan jalur utama ini bakal berlangsung hingga akhir bulan, pada 28 Maret 2018.

Senin pagi, sejumlah pekerja telah sibuk memasang besi coran untuk perbaikan Jembatan Gerendong. Sementara di bawah jembatan, warga berbondong-bondong menyeberangi Sungai Cisadane menggunakan rakit bambu atau getek. Maklum, sejak Sabtu (10/3), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menutup akses jalan secara total demi perbaikan.

Kepala Bidang (Kabid) Pemeliharaan Jalan dan Jembatan PUPR Kabupaten Bogor Nana Supriatna mengatakan, perbaikan harus dilakukan karena kondisinya yang rusak akibat sering dilintasi truk tambang. Padahal, daya dukung jembatan itu tidak boleh lebih dari delapan ton. “Kita pernah perbaiki Jembatan Gerendong menggunakan pelat besi, namun volume kendaraan yang tinggi dengan beban lebih dari delapan ton menyebabkan jembatan rusak,” bebernya.

Nana menambahkan, sebelum dilakukan penutupan akses kendaraan dari pihak Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan dan Jembatan, pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan Muspika Rumpin, termasuk pemasangan spanduk adanya penutupan jalan.

Sementara itu, pengendara disarankan memutar melalui Jembatan Leuwiranji yang merupakan perbatasan Gunungsindur-Rumpin. “Kita tidak menyarankan warga ataupun pengendara menggunakan rakit karena bisa membahayakan,” kata Nana.

Ia menjelaskan, perbaikan ini tidak dilakukan semuanya, melainkan hanya sebagian. Yakni sepanjang lima meter dengan lebar 4,5 meter. Sementara saat ini para pekerja masih mengerjakan pemasangan rangka besi dan akan dilanjutkan ke tahap pengecoran lantai dengan ketebalan 25 cm. “Untuk anggarannya masuk ke dana pemeliharaan sekitar Rp25 juta,” ujar Nana.

Sebelumnya, Jembatan Gerendong terbuat dari bambu hingga akhirnya Pemkab Bogor menggantinya dengan jembatan rangka besi sepanjang 101 meter dengan lebar 4,5 meter. “Diperkirakan usia jembatan sepanjang 101 meter dengan lebar 4,5 meter sudah berumur di atas 25 tahun,” tuturnya.

Kepala Dinas PUPR Yani Hasan memastikan bahwa pihaknya akan mengebut proses pengerjaan. Sesuai jadwal, penutupan jembatan ini akan berlangsung sampai 28 Maret 2018. “Penutupan ini akan berlangsung sampai 28 Maret. Jadi mau tidak mau warga harus memutar jalan lewat Gunungsindur,” kata Yani.

Ia juga menegaskan agar warga tidak nekat menerobos Sungai Cisadane lantaran berisiko. “Kami minta warga mengikuti rekomendasi dengan melewati Jembatan Leuwiranji yang lebih aman,” tandasnya.

(ads/c/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *