RUMPIN – Angkot yang biasanya mengangkut penumpang dari Pasar Parung sampai Gunung Nyuncung, Rumpin, harus berhenti di ujung jembatan GErendong lantaran jembatan yang merupakan penghubung Kecamatan Ciseeng dan Rumpin, jebol.

“Ya jelas kang pendapatan turun 50 persen,” kata salah satu sopir angkot Ramli (50) kepada wartawan di lokasi, baru-baru ini.

Menurut pria yang tinggal di Desa Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin mengaku bahwa selama tiga hari ini ia harus menunggu penumpang dari Rumpin menuju Pasar Parung.

“Lama ngetemnya kang, dari pagi. Kalau ongkos normalnya 25 ribu sekarang malah turun jadi 15 ribu karena gak sampai Rumpin sana,” tuturnya.

Lebih jauh ia menjelaskan bahwa angkot nomor 25 yang ia kemudikan itu tidak bisa melewati jembatan tersebut. Bahkan angkotnya harus diparkir di ujung jembatan.

Ia berharap semoga jembatan tersebut segera diperbaiki karena merupakan objek vital untuk dilalui.

“Iya kita mah berharap semoga cepat diperbaiki karena dampaknya besar, saya sebagai orang yang sering lewat situ kesusahan apalagi saya sopir angkot,” pungkasnya.

Sekedar informasi, Jembatan Gerendong, penghubung Kecamatan Ciseeng dan Rumpin jebol ditutup sejak hari Sabtu (10/03/2018) karena dasar jembatan rusak hingga dikhawatirkan ambruk.

(pj/sal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here