Cisarua – Kabar duka tentang meninggalnya Bos Matahari Hari darmawan pada sabtu (10/03) lalu,sontak membuat geger warga Desa Cilember, Kecamatan Cisarua. Lelaki 77 tahun tersebut memang akrab dengan masyarakat sekitar. Bahkan ia merasa masyarakat Cilember adalah saudaranya,rasa itu diimplentasikan dengan merekrut seluruh para pegawai Taman Wisata Matahari (TWM) berasal dari warga Cilember dan memberi ruang usaha pada masyarakatnya secara gratis.

Atas dedikasinya,Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menganugerahi sebagai pengusaha berkarakter sosial tinggi, pada Desember 2017, dalam perhelatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN). “Pak Hari  memang Pengusaha tapi  disisi lain dalam menjalanlankan usaha nya,  dia sangat memperhatikan dan mengutamakan kesosialannya,” ungkap Dian firmansyah,warga asli Cilember.

Selain itu,sambung dia,sepertinya para pengusaha di Puncak patut mencontoh. “CSR bukan cuma sekedar lips service dan bertendensi kepentingan,  akan tetapi langkah nyata atau aksi kongkrit di tengah masyarakat,” tegasnya. Lelaki yang menjabat sebagai ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kabupaten Bogor ini pun sangat menyesalkan, jika keberadaan sebuah usaha di tempat tertentu malah warga sekitar jadi tamu. Bahkan menjadi  orang asing di rumahnya sendiri. “Boro – boro menikmati,  bahkan untuk sekedar melihatpun sulitnya bukan main,  karena tetap harus bayar sesuai tiket resmi,” sesalnya.

Pandangan serupa juga diungkapkan Tokoh Muda Cilember Teja, para pedagang asongan dibebaskan untuk berjualan di tempatnya,tanpa dipungut biaya 1 rupiah pun. “Belum lagi  event – event yang sering digelar,masyarakat yang ingin berkunjung tidak dipungut biaya alias Gratis,” paparnya.

(ash/b/suf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here