Omzetnya Anjlok, Perusahaan Tambang Tambal Jembatan Amblas

by -27 views

RUMPIN– Terputusnya akses menuju Rumpin akibat jembatan amblas, membuat pengusaha tambang kelimpungan. Musababnya, truk-truk mereka tak bisa beroperasi karena tak ada akses jalan. Tak mau rugi, perusahaan tambang pun terpaksa menambal jembatan amblas dengan plat kapal.

“Ya, kami mau melintas mana lagi. di wilayah Gunungsindur, kami kena jam tayang dari jam 20.00 WIB sampai jam 04.00 WIB. Hanya delapan jam melintas wilayah Kecamatan Gunungsindur. Selama tidak bisa melintas  di Gunungsindur kami melintasi Jalan Sikeng Cihelang tembus Parungpanjang. Jadi mau tidak mau kami perbaiki,” ujar Pimpro PT Batu Sempurna Makmur Saeful, kepada Metropolitan, kemarin

Lanjut Saeful, akibat rusaknya Jembatan Ciheulang dan Grendong dan tak bisa melintas Gunungsindur, omset perusahaan tambang di Rumpin turun 50 persen. “Gak bisa mengirim ya pasti menurun untuk penjualan,” tambahnya.

Sementara itu untuk penambalan jembatan, digunakan plat kapal. Untuk biaya  115  juta dari tujuh perusahaan tambang  yang ada di Kecamatan Rumpin. “Plat kapal yang dipakai ukuran 6,1 meter x 1,85 meter.  Jumlahya ada sebelas. Tujuh di Jembatan Sikeng dan empat plat di Jembatan Grendong,” pungkasnya.

(sir/b/sal)