Perindo ogah Dukung Paslon AA

by -

METROPOLITAN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Perindo Kabupaten Bogor secara resmi mencabut dukungannya kepada pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Bogor nomor urut lima Ade Wardhana Adinata – Asep Ruhiyat (A-A). Pencabutan dukungan dilakukan lantaran Perindo kecewa atas mundurnya Ade Wardhana dari jabatan ketua DPW Perindo Jawa Barat. Padahal, selama lebih dari tiga tahun, Perindo berjuang mengumpulkan KTP untuk paslon AA yang maju lewat jalur perseorangan menjadi calon bupati dan wakil bupati Bogor 2018.

“Menyikapi kemunduran Ade Wardhana dari pengurus dan kader Perindo, kami pun mencabut dukungan ke paslon AA per 28 Februari 2018. Seluruh pengurus dari DPD, DPC, Ranting serta sayap partai yang ada di Kabupaten Bogor sepakat mencabut dukungan baik atas nama pribadi maupun atas nama partai,” kata Ketua DPD Perindo Kabupaten Bogor Yudia Irawan saat jumpa pers di DPD Perindo Kabupaten Bogor, kemarin.

Pencabutan dukungan tersebut bukan tanpa alasan. Yudia membeberkan, selama hampir 3,5 tahun, Perindo Kabupaten Bogor tidak mengenal lelah mengantarkan pasangan AA maju lewat jalur perseorangan. Setelah melalui berbagai pertimbangan, Perindo akhirnya mencabut dukungan dengan mundurnya Ade Wardhana dri Perindo. “Kami yakin sepeninggalan Ade Wardana Partai Perindo, khususnya di Kabupaten Bogor akan lebih besar. Militansi kader hingga tingkat ranting sudah tidak diragukan,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD Perindo Kabupaten Bogor Tumpal Butar Butar mengatakan, ada dua pekerjaan besar yang diperjuangkan Perindo Kabupaten Bogor selama ini yaitu pemilihan bupati (pilbup) Bogor dan Pemilu 2019. Akan tetapi, di tengah jalan, Ade Wardhana meninggalkan Perindo begitu saja tanpa alasan yang jelas. Kondisi ini membuat para kader di akar rumput merasa kecewa dan sepakat mencabut dukungan.

“Kami dukung beliau sejak 3,5 tahun lalu mengumpulkan KTP mulai dari ranting sampai DPD hingga terkumpul 350-ribuan KTP sehingga bisa mengantarkan paslon A-A menjadi calon bupati dengan segala lika liku. Tapi teman-teman di bawah kecewa karena ditinggalkan begitu saja oleh AW. Kami juga tidak tahu motivasi beliau meninggalkan Perindo. Hari ini kami sudah menyatakan sikap, dan saya yang masuk ketua tim kampanye A-A pada waktu itu menyatakan mundur dan mencabut dukungan,” tegas Tumpal.

Setelah pencabutan dukungan ke paslon A-A, Perindo Kabupaten Bogor belum memutuskan akan mendukung paslon lain. Meski demikian, mereka tidak menutup diri bagi paslon lain yang ingin mendapat dukungan dari Perindo.

“Sampai saat ini kami belum memutuskan memilih siapa dan kami tidak akan memilih. Kami masih konsentrasi untuk rekrutmen bacaleg untuk Pileg 2019. Namun bila ada empat paslon yang lain yang ingin berlabuh, kami akan pertimbangkan bersama,” tandasnya.

Setelah deklarasi pencabutan dukungan, para kader Perindo Kabupaten Bogor pun bersama-sama mendatangi KPU Kabupaten Bogor untuk menyampaikan pencabutan dukungan tersebut.

Terpisah, calon bupati Bogor Ade Wardhana mengaku tidak masalah atas pencabutan dukungan yang dilakukan Perindo. Menurutnya, sumber daya ummat dan sumber daya ulama lebih besar dibanding mesin partai. Meski demikian, Ade Wardhana mengaku belum mengetahui ihwal pencabutan dukungan Perindo.

“Pencabutan dukungan itu tidak masalah, dukung mendukung sudah hal biasa. Tentu ada penilaian dalam mendukung seperti dukungan ulama hari ini, kami kembalikan lagi penilaian partai seperti apa,” kata Ade Wardha usai deklarasi dukungan untuk Paslon AA dari ulama dan tokoh 212 di Bumi Perkemahan Cimandala, Sukaraja, kemarin.

Dalam kesempatan itu, ulama dan aktivis 212 menyatakan dukungannya kepada paslon A-A. Para ulama yang mendukung di antaranya KH. Abah Raodl Bahar, KH. Muhammad Al Khathath, KH. Taufiqurrahman, KH. Tubagus Mawahib, KH. Majid Bakry, KH. Kotib Kholil, KH. Badrun Bakry, KH. Abdul Halim Al Qorny, Habib Ali Ridho, H. Ade Saefurohim dan sejumlah ulama 212 lainnya.

“Insya Allah ini dorongan moril dan spiritual untuk kami, tentunya ini lompatan dan menjadi perhatian umat islam di Kabupaten Bogor bahwa paslon nomor lima mendapat dukungan ulama dan aktivis 212 yang ingin kembali menorehkan sejarah seperti kemenangan di jakarta. Insya allah kami akan mengemban amanah ini.,” ungkapnya.
(fin/b/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *