Sosialisasi Pilkada di Parung Minim Peserta

by -2 views

PARUNG – Sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif Pilkada serentak pada 27 Juni 2018 mendatang, Rabu (07/03) di Kantor Kecamatan Parung minim peserta. Terlihat dari sembilan desa yang ada di Kecamatan Parung hanya tiga desa yang menghadiri acara sosialisasi tersebut.

Ketua Panwaslu Kabupaten Bogor Ridwan Arifin mengatakan, sosialisasi pilkada itu sangat penting untuk dihadiri oleh kepala desa. Mengingat pilkada serentak ini tidak hanya disarankan untuk tidak golput, namun  masyarakat pun harus berperan aktif untuk mensukseskan pilkada yang damai dan tanpa adanya money politik.

“Kepala desa banyak yang tidak hadir padahal kepala desa wajib juga mensosialisasikan ini kepada masyarakat di masing-masing desa, kepala desa yang hadir  hanya  tiga desa, Pamegarsari, Waru, dan Waru Jaya,” ungkapnya kepada Metropolitan, kemarin.

Arifin menjalaskan, bahwa  cek and balance itu penting, dan peran serta masyarakat dalam pengawasan pemilu pun sangat diperlukan. “Jadi ketika masyarakat menemukan paslon yang melakulan pelanggaran tentu itu bisa langsung melapor ke Panwas atau PPL,”ujarnya

ia pun menyampaikan  jika ada warga yang belum terdaftar sebagai pemilih segera melaporkan hal itu ke paswancam atau penyelenggra pemilu ditingkat desa.

“Jadi jangan sampai hak politik kita hilang gara -gara tidak terdaftar,” tuturnya.

Kades Pamegarsari Akhmad Jamaludin yang hadir dalam sosialisasi itu, menambahkan, bahwa masyarakatnya diharapkan tidak golput. Dan dia menyarankan pilihlah sesuai hati dan keinginan warga. “Mana yang terbaik menurut warga silahkan dipilih, kades tidak ikut campur dalam hak politik warga itu terserah warga. Saya minta jangan golput dan jaga ketertiban dan kenyamanan saat pemilihan nanti,”pungkasnya.

(khr/b/sal)