News, Sport and Lifestyle

Tanjakan Ciampea Sering Makan Tumbal

CIAMPEA – Selain macet di ruas Jalan Ciampea menuju Dramaga yang setiap harinya sulit untuk memilih jalur untuk melakukan aktivitasnya sehari-hari. Di tambah dengan adanya tanjakan Ciampea  di  Kampung Kertasari RT 01/03 Desa Bojong Rangkas Kecamatan Ciampea yang sering terjadi kecelakan yang menimbulkan korban tewas.

Sementara itu kecelakan tunggal pun terjadi ditanjakan itu. Mobil truk tanki B9304 UFU yang membawa 10 ribu liter bahan kimia (H2SO4) untuk di kirim ke Pongkor Antam  yang di kemudikan Amrizal Chandra terprosok sejauh 10 meter. Diduga mengalami rem  blong  hingga menabrak dan terguling merusak warung tambal ban, warung sate serta tembok toko bangunan.

Cairan bahan kimia itu pun telah melukai warga sekitar serta mencemari lingkungan hingga ikan-ikan warga di sana pun mati teracun. Bahkan akibat kejadian itu kemacetan pun terjadi selama berjam-jam hingga 6 kilometer.

Salah seorang warga sekitar Hary (40) mengatakan, tanjakan itu memang rawan kecelakaan, ada saja korban bahkan hingga meninggal dunia. Setiap tahun pasti ada kecelakan,  bahkan dulu pernah satu hari tiga kali kecelakaan ditanjakan ini.

“Meskipun ditanjakan itu kerap terjadi kecelakaan. Tapi di jalur tersebut tidak ada papan informasi rawan kecelakaan,” ujarnya.

Menanggapi hal itu Kapolsek Ciampea Kompol Adi Pauzi mengatakan  bahwa untuk papan informasi rawan kecelakaan itu kewenangam Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor.

“Nanti kita akan bicarakan dengan pihak dishub untuk soal itu, untuk kedepanya,”ujarnya.

(mul/b/sal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *