METROPOLITAN   –   Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, menggelar bimbingan Seni dan Budaya untuk pembinaan seni peran. Kegiatan diselenggarakan ini untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap nilai seni dan budaya lokal.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor Rahmat Surjana mengatakan, kegiatan tersebut diselenggarakan di empat kecamatan, dua Kecamatan untuk pembimbingan seni peran dan dua kecamatan untuk pendampingan seni teater. “Untuk seni perannya dilaksanakan di Kecamatam Parungpanjang dan Kecamatan Jasinga, sedangkan untuk seni teaternya dilaksanakan di Kecamatan Tenjo dan Rumpin,” ujarnya.

Kegiatan bimbingan Seni dan Budaya di Kecamatan Jasinga diselenggarakan dalam bentuk workshop, setelah sebelumnya dilakukan pendampingan produksi pembuatan film kepada pemuda-pemudi diKecamatan Jasinga. “Kegiatan pendampingan dilakukan selama satu bulan Maret-April.

Kegiatan pendampingan dilakukan melalui praktik langsung pembuatan film berdurasi 40 menit.

Film yang berjudul Dibalik Ayat tersebut bercerita tentang anak muda yang tersadar dari perilaku buruk dan kembali membangun kehidupan,” terangnya.

Sementara itu, pengusul kegiatan tersebut Egi Ghunadhi Whibawa menjelaskan, program tersebut diselenggarakan di daerah, bukan di hotel-hotel karena dengan hal ini keterlibatan masyarakat dapat lebih optimal terselenggara. “Lebih banyak masyarakat yang terlibat, efek penyebaran informasi akan lebih terasa,” kata Egi.

Dengan mendekati masyarakat, peluang bagi masyarakat terlibat semakin terbuka. Selain itu menurut Egi, bimbingan seni peran sangat penting karena banyak masyaralat kurang berfokus pada potensi-potensi seni peran dibanding potensi budaya lain. “Daerah Bogor Barat ini harus masuk ke ekonomi kreatif, karena sumberdaya alam sudah banyak berkurang. Anak muda bisa masuk ke ranah-ranah yang kurang diminati,” ungkapnya.

(*/mam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here