Link Banner

METROPOLITAN- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor terus meningkatkan kualitas peserta didik. Ini dibuktikan dengan capaiannya dalam menurunkan angka Drop Out (DO) pelajar di tingkat SD dan SMP.

Kasubag Program dan Pelaporan Disdik Kabupaten Bogor Aris Nurjatmiko mengatakan, dari 1.804 lembaga SD tercatat ada 142 siswa yang dikeluarkan alias DO. Jumlah itu menurun dari tahun sebelumnya yang mencapai angka 180 siswa.

Tahun ini sudah lebih baik, karena ada penurunan jumlah siswa yang di-DO,”ungkap Aris.

Adapun rincian dari 142 siswa yang dikeluarkan terdiri dari 132 murid berasal dari SD Negeri, 10 murid lainnya berasal dari sekolah swasta .

Angka DO tertinggi ada di jenjang SD. Itu paling banyak di Sukamakmur sampai 32 siswa,”ujar dia.

Namun, menurutnya dari jumlah DO ada kenaikan di jenjang Madrasah Tsanawiyah (Mts) hingga 498 siswa.

Kalau untuk jenjang SMP berkurang. Tahun kemarin itu mencapai 157 siswa, tapi tahun ini 113 siswa. Kebanyakan dari sekolahan swasta,”terangnya.

Aris mengatakan, untuk pengelolaan dan penanggulangan siswa DO di lingkungan MTs, pihaknya menyerahkan pada Kemenag Kabupaten Bogor.

Secara keseluruhan siswa DO di Kabupaten Bogor tahun ajaran 2017/2018 mencapai 1.022 anak dengan paparan 142 jenjang SD, 113  jenjang SMP , 269 pada satuan MI dan 498 di MTs.

(*/feb)

Link Banner

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here