News, Sport and Lifestyle

Enam Jurus Inovasi Mandiri Jadi Kunci

Demi memberikan pelayanan yang maksimal kepada pasien, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor berinovasi dalam hal pengelolaan. Ada enam Inovasi yang dicetuskan RSUD Kota Bogor, dibingkai dalam tema ‘jurus inovasi mandiri’. Inovasi ini diharapkan bisa meningkatkan setiap elemen pelayanan, baik tingkat umum ataupun spesialis.

Direktur Utama RSUD Kota Bogor dr Dewi Basmala mengatakan, inovasi yang pertama yakni adanya komitmen yang tinggi dari seluruh jajaran yang ada di RSUD Kota Bogor, mulai dari tingkat direksi hingga tingkat bawah seperti Office Boy (OB). Buatnya, komitmen dari semua elemen punya peran penting dalam memberikan pelayanan kepada pasien. “Ini jadi yang utama, ketika semua punya komitmen yang kuat, satu visi, satu misi, dalam mengelola rumah sakit ini,” katanya kepada Metropolitan, kemarin.

Inovasi kedua, sambung Dewi, yakni analisis struktur biaya. Artinya, RSUD Kota Bogor sebagai institusi pelayanan kesehatan harus fokus pada prioritas yang berhubunngan dengan layanan kesehatan, bukan administrasinya. “Karena kami institusi kesehatan, bukan seperti misalnya kantor kecamatan atau kelurahan. Semua harus diperhitungkan, harus betul-betul diperhitungkan dari layanan kesehatan. harus matang,” tambahnya.

Dewi menambahkan, inovasi ketiga yakni Clinical Pathway. Poin ini terkait dengan rekam medis dengan SOP menangani pasien yang harus terstandar, dan sudah ada panduannya. Sehingga, tindakan yang dilakukan teman-teman medis itu memang sesuai aturan, tidak akan melenceng. “Apalagi terkait life saving yah, maka panduan aturan itu mutlak harus diikuti,” pungkasnya.

(ryn/b/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *