METROPOLITAN – Humas dan Protokol (Humpro) Setda Kota Bogor menggelar Workshop Keterbukaan Informasi Publik (KIP) tentang Penguatan Kelembagaan Pelayanan Informasi Daerah.

Kepala Bagian Humas dan Protokol (Humpro) Setda Kota Bogor Endang Suherman mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dalam mengelola informasi publik di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Jadi dengan workshop ini diharapkan bisa melayani pemenuhan informasi publik secara cepat, tepat waktu dan biaya ringan,”ungkap Endang.

Sedikitnya ada 50 peserta PPID di setiap instansi/dinas. Menurut Endang, worshop ini sebagai sarana dalam mengoptimalkan pengawasan publik terhadap penyelenggara negara dan pelayanan publik.

Kami ingin kelembagaan PPID ini bisa terstruktur dan menyamakan persepsi mengenai standar pelayanan informasi publik,”terangnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat yang membuka acara tersebut menyampaikan bahwa pengelolaan informasi sangatlah penting, apalagi Komisi Informasi ini merupakan lembaga yang dibentuk oleh Undang-Undang (UU) Nomor 14 tahun 2008.

Saya menyadari jika ada informasi yang salah dapat mengakibatkan hal yang blunder dan mengakibatkan masalah,” ujarnya.

Untuk itu ia berharap workshop ini dimanfaatkan secara maksimal oleh PPID di setiap dinas/instansi agar terstruktur dengan baik sehingga kebutuhan informasi publik dapat terpenuhi.

Kelemahannya PPID belum didukung kelembagaan sekretariat yang tetap dan masih dikelola secara parsial oleh bagian humas. Semoga kota Bogor bisa menjadi kota yang transparan sesuai dengan visinya dengan menginformasikan pelayanan informasi kepada masyarakat,” jelasnya.

(*/feb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here