Kabar baik datang untuk pasangan calon (paslon) Edgar Suratman-Sefwelly Gynanjar Djoyodiningrat. Puluhan Ibu Rumah Tangga (IRT) di Kampung Cibalagung, RT 01/03, sukarela mendukung paslon ESA sebagai wali kota dan wakil wali kota di pilwalkot Bogor 2018.

Hal itu disampaikan warga saat menerima kunjungan Edgar dalam masa kampanye di Kampung Cibalagung, RT 01/03, Kelurahan Pasirkuda, Kecamatan Bogor Barat, kemarin. “Kita mendukung secara rida. Semoga (ketika terpilih nanti, red) tidak Pemberi Harapan Palsu (PHP),” kata salah seorang warga, Mak Onih.

Menanggapi hal itu, calon wali kota Bogor nomor urut dua Edgar Suratman menuturkan, dukungan ini sebagai wujud syukur sekaligus tantangan baginya, bagaimana ia dan pasangannya bisa menjalankan amanah untuk membawa Kota Bogor menjadi lebih baik ke depan. “Terus terang tidak mudah, bagaimana masyarakat tulus dan rida mendukung kami. Semoga saja masyarakat istikamah, semata-mata karena melihat bebet, bibit, bobot dan program yang kita miliki,” harap Edgar.

Menurutnya, pada kegiatan ini pun hal yang disampaikannya ke warga lebih kepada calon pimpinan itu bukan hanya ingin didukung atau diberikan suport, melainkan bagaimana pada saat diberikan amanah tidak akan lupa kepada masyarakat. Sehingga ia pun menjanjikan ketika kelak dipercaya memimpin Kota Bogor, paslon ESA akan selalu terbuka untuk berkomunikasi dengan masyarakat. “Jadi walaupun ada kegiatan yang kita tidak mampu lakukan, kita akan sampaikan ke masyarakat. Sehingga jelas dan masyarakat tidak bertanya-tanya. Dengan komunikasi yang berjalan, masyarakat bisa paham,” ucapnya.

Ia menambahkan, soal harapan warga Cibalagung, sebenarnya aspirasi yang disampaikan masih sama dengan warga yang berada di pinggiran. Khususnya kesulitan adanya lapangan pekerjaan. Dengan begitu, ia pun memaparkan program mendorong tumbuh dan berkembangnya UMKM sebagai basis peningkatan ekonomi rakyat kepada warga Cibalagung. Artinya, masyarakat difasilitasi ekonomi kerakyatan di bidang makanan, minuman hingga kerajinan tangan sesuai potensi yang ada di wilayah masing-masing. “Kita akan upayakan dan jadikan perhatian. Minimal satu kelurahan ada satu produk unggulan dari warga,” tutupnya.

(rez/dik/e/run)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here