News, Sport and Lifestyle

Jangan Kebanyakan Ngopi Sebelum Berkendara, Kenapa?? Baca Artikelnya disini

Metropolitan – Meminum kopi sebelum beraktivitas sudah menjadi kebiasaan bagi banyak masyarakat Indonesia. Cuma perlu diperhatikan takarannya, terlebih jika hendak berkendara baik dengan motor ataupun sepeda motor.

Dokter PMI Bogor, dr. Adhi Rommy, menjelaskan kopi memiliki kandungan kafein yang cukup tinggi. Sehingga sebaiknya meminum kopi tidak lebih dari takaran yang dianjurkan.

“Jadi di dalam kopi itu memang kadar kafeinnya tinggi yang dianjurkan 1-2 cangkir kopi sehari,” ujar dr Adhi Rommy, di Waroeng Taman Bogor.

Menurutnya jika meminum lebih dari yang dianjurkan, maka akan memberikan efek. Salah-salah, efek ini malah berbahaya bagi pengendara sepeda motor atau pengemudi mobil.

Sebagai contoh, jika meminum kopi terlalu banyak maka akan membuat jantung bekerja lebih kencang dan peredaran darah semakin cepat. Hanya saja jika efek kafeinnya habis, maka tubuh akan terasa sangat letih dan dapat menurunkan konsentrasi.

Kemudian efek lain kafein adalah efek diuretik yang membuat naiknya laju urinasi. Efek ini membuat tubuh akan lebih cepat membuang cairan di dalam tubuh melalui cairan urine dan juga keringat. Sehingga membuat tubuh akan lebih cepat dehidrasi.

“Jadi ini harus diimbangi dengan minum air putih, sekitar 1,5 – 2 liter per hari. Namun juga perlu dilihat aktivitas yang dilakukan, jika membuat banyak keringat atau kencing, maka harus diimbangi.”

Efek lain kopi adalah bagi sebagian orang bisa membuat perut tidak enak. Sehingga hal ini harus diperhatikan ketika berkendara atau mengemudi.

Nah sudah tahukan efek negatif kopi jika dikonsumsi secara berlebih. Bisa membuat perjalanan tidak nyaman, atau bahkan bisa menyebabkan hilang konsentrasi dan berakhir dengan kecelakaan.

Sumber : Medcom

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *