Kios di Pul Bus Parung Bodong ?

by -

PARUNG – Sebanyak 17 bangunan yang disinyalir akan dijadikan kios di pul bus, yang terletak Kampung Jati, Desa Parung, Kecamatan Parung, diduga belum memiliki izin. Pemilik bangunan semi permanen itu bahkan belum membuat izin lingkungan.

Pul bus antar kota antar provinsi yang biasanya ramai setiap musim liburan panjang, dan musim mudik sengaja menyediakan kios – kios untuk disewakan. Tapi sayang alih – alih akan meraup untung banyak prosedur diabaikan.

Ditemui di ruang kerjanya, Pengawas Bangunan wilayah Parung, Suhendi membenarkan, belum ada satupun izin yang ditempuh oleh pemilik kios itu. Dirinya sudah mendatangi dan memberikan teguran kepada si pemilik.

“Betul berjumlah 17 kios. Belum ada satupun langkah baik sipemilik untuk melakukan perizinan. Izin lingkungan saja belum ada. Saya hanya menjalan tugas sesuai tupoksi saya. Saya memberikan teguran dan BAP,” ujar Hendi sapaan akrabnya kepada Metropolitan, kemarin.

Sementara warga sekitar, Agus (45) bertanya – tanya kenapa bangunan yang hampir rampung itu belum memiliki izin. Dirinya yang biasa hilir mudik disekitaran pul bus itu pernah mendengar harga sewa kios tersebut.

“Saya dengar info sih harga sewa untuk bulan pertama dan kedua sebesar Rp1 juta rupiah, untuk bulan ketiga baru naik sebesar Rp1,5 juta perbulan. Saya sangat sayangkan dengan si pemilik yang tidak menempuh langkah perizinan terlebih dahulu sebelum membangun, pull bus ini selalu ramai penumpang makanya dibangun kios – kios itu,” tukasnya

(dyn/b/sal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *