News, Sport and Lifestyle

Nasib Memiliki Suami Tukang Selingkuh (1)

Sebelumnya pekenalkan namaku Ana, aku sudah menikah selama 13 tahun. Saat menikah dulu usiaku masih 24 tahun dan suami 26 tahun. Memang sudah nasibku yang buruk menikahi suami yang tukang selingkuh. Aku tahu dia mencintaiku dan juga menyayangi putri kecil kami, tapi dia juga tidak bisa meninggalkan selingkuhannya. Aku yang terlanjur dipenuhi amarah dan dendam ikut-ikutan selingkuh. Sekarang rumah tanggaku terancam bubar karena suamiku yang egois itu mengetahui perselingkuhanku.

Sebenarnya sejak awal aku sudah tahu suamiku adalah seorang pecinta wanita tapi karena aku memang mencintainya aku menerima lamarannya dengan harapan dia bisa berubah kalau sudah menikah dan memiliki anak. Jujur saja saat itu aku merasa beruntung bisa mendapatkannya.

Ternyata harapan tinggal harapan, kenyataan berbicara lain. Di awal pernikahanku saja dia masih sering main perempuan. Bahkan dia memiliki pacar di kantornya saat aku mengandung putri pertamaku, yang kemudian meninggal.

Pada tahun ketiga pernikahan aku mengandung lagi, dan disinilah aku tahu ternyata suamiku masih berhubungan dengan wanita itu. Kesal, marah, dan cemburu tapi takut kehilangan itulah yang ada di pikiranku. Tanpa terasa putriku telah berusia 2 tahun dan suamiku tetap saja dengan dunianya. Suamiku mungkin menyayangi aku dan mencintai buah hati kami, tapi dia juga masih tetap menyukai wanita lain.

Singkat cerita aku tau dia masih berhubungan dengan wanita itu. Aku bahkan pernah melabrak perempuan itu. Cuma kesalahanku adalah aku tak bisa marah pada suamiku. Aku juga sempat mencium gelagat tidak beres antara suamiku dengan pengasuh putriku. Entah sejak kapan mereka dekat dan berhubungan, hanya Tuhan yang tahu.

(bersambung)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *